Jakarta, PIS – Bestie PIS, belakangan ini ada tren menarik di kalangan anak muda. Mereka nggak mau lagi nikah yang dirayain gede-gedean. Mereka lebih milih nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) aja, tanpa dirayain.
Itu terlihat dari beberapa testimoni dari para anak muda yang viral di media sosial. Misalnya, pengguna Twitter bernama Marsella Iskandar. Dia dan suami nikah pada April 2020 waktu pandemi Covid-19 mulai merebak.
Ketika itu protokol kesehatan diperketat yang berdampak pada membengkaknya biaya pernikahan. Marsella dan suaminya akhirnya milih nikah secara sederhana di KAU. Ada juga testimoni dari akun @haiiisekar.
Menurut dia, yang penting nikah itu sesuai dengan aturan agama dan sederhana. Dengan begitu, tabungan bisa dipake untuk kebutuhan yang lebih penting. Emang sih sekarang ini nikah di KUA lebih digandrungi.
Itu karena nikah di KUA dianggap lebih efisien dan nggak ribet. Biaya yang dikeluarin cuma 600 ribu rupiah buat bayar penghulu. Tren nikah di KUA dianggap mendobrak stereotip tentang pernikahan selama ini yang mahal, ribet, dan bikin cape.
Bayangin, untuk ngerayain pernikahan, pasangan pengantin harus nyiapin baju, gedung, catering, dan lainnya. Total, biayanya bisa ngabisin duit sampe ratusan juta. Tapi, di sisi lain, nikah di KUA dianggap aneh dan nggak familiar.
Ada yang menganggap semakin banyak tamu yang diundang semakin baik. Doa buat pengantin jadi semakin banyak. Udah gitu, nikah di KUA itu dianggap cuma modus bagi pasangan yang udah hamil duluan, alias MBA.
Nikah itu momen sakral dan sekali seumur hidup, Bestie PIS. Apapun yang dipilih, nikah di KUA atau nikah di gedung, haruslah jadi keputusan bersama. Sehingga impian membangun rumah tangga yang bahagia nggak terciderai dari awal.
Nah, Bestie PIS tim mana nih? Tim nikah di KUA atau tim nikah di gedung? Komen di bawah ya!


