Jakarta, PIS – Seorang ustadz di Payakumbuh, Sumatera Barat, bikin heboh nih. Dia nulis di media sosialnya kalo Muhammadiyah itu mirip Syiah. Padahal selama ini masyarakat nganggap Syiah sebagai aliran sesat.
Sebenernya Syiah ini salah satu sekte besar dalam Islam. Pernyataan ustadz bernama Hafzan El Hadi berbuntut panjang. Muhammadiyah nggak terima disamain sama Syiah dan akhirnya nempuh jalur hukum.
Para kader Muhammadiyah di daerah juga ngelaporin Hafzan ke polisi. Pernyataan Hafzan itu emang sangat disayangkan. Sebagai seorang ustad, harusnya dia paham adanya perbedaan pendapat dalam Islam. Kalaupun dia nggak setuju sama pandangan Muhammadiyah, harusnya dia tetap ngejaga toleransi.
Sebenernya PP Muhammadiyah nggak ikut melayangkan laporan ke polisi terkait pernyataan Hafzan. Tapiii, mereka juga nggak bisa halangin para kader Muhammadiyah di daerah yang ngelaporin Hafzan. Hafzan adalah guru di salah satu pesantren di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat.
Pernyataannya yang bikin kader Muhamadiyah marah adalah, “Yang masih menganut sekte Muhamm*diyah biar melek, ini sisi kesamaannya dengan Syi’ah. Ber-Islam lah tanpa Ormas.” Hafzan katanya udah minta maaf ke Muhammadiyah atas pernyataannya itu.
Dia ngaku kecewa dan sedih gegara hari raya Idul Fitri nggak bisa dilakuin secara serentak. Karena Muhammadiyah pake metode hisab buat nentuin lebaran sehari sebelumnya. Semoga kasus ini jadi pelajaran kalo toleransi milik semua umat, tanpa kecuali. STOP INTOLERANSI, HARGAI KEBERAGAMAN!



