Ada pendakwah yang lagi senewen sama Arab Saudi nih. Dia ngubah nama ‘Saudi Arabia’ jadi ‘Yahudi Arabia’. Duh, duh, Pendakwah itu namanya Haikal Hassan. Dia itu orang deketnya Rizieq Shihab. Dia bahkan jadi Sekjen Habib Rizieq Shihab Center.
Anyway, Haikal kesal sama sikap Saudi yang kasih akses tentara Amerika yang bersekutu dengan Israel untuk transit di Riyadh. Dia nganggep sikap Saudi itu sama aja dengan membantu Zionis Israel dalam membunuh rakyat Palestina. Dia bilang, sebagai sesama negara Islam, Saudi seharusnya memutus hubungan dengan Amerika dan Israel. Saudi juga seharusnya nggak kasih izin tentara Amerika untuk transit di Riyadh. Rasa kesal Haikal itu diumbar di akun Instagramnya.
“Saya bukan menyebut Saudi Arabia lagi, tapi Yahudi Arabia,” katanya.
“Saya gak peduli saya dicekal untuk umroh, haji, oleh MBS dan antek-anteknya,” lanjutnya.
Buat yang belum tahu, belakangan ini viral tentara Amerika yang tertangkap kamera singgah di Riyadh untuk transit ke Israel. Kejadian itu akhirnya mengundang spekulasi dan sikap Saudi yang nggak mendukung kemerdekaan bagi Palestina. Padahal, kabar transit itu hanya upaya diplomasi dan kerjasama antara Amerika, Saudi, dan Israel. Tapi tetap aja, walau udah dibilang tujuannya diplomatik, masih aja ada oknum-oknum yang berspekulasi sendiri.
Lagian, Haikal ini nampak naif banget ya. Dia seolah nggak tahu sikap negara-negara Arab soal perang Israel-Hamas. Saat disodorin opsi menekan Israel melalui embargo minyak, ada sejumlah negara Arab yang menolak. Mesir, Qatar, Bahrain, UEA, Yordania, termasuk Saudi. Kita harus menghormati sikap yang diambil 6 negara Arab itu. Tapi kita tetap harus optimis menghadirkan solusi damai di Israel dan Palestina.
Solidaritas kita untuk Palestina!


