Felix Siauw Ngawur Lecehkan Iran Yang Dukung Palestina

Published:

Felix Siauw bikin ulah lagi. Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia ini melecehkan Iran yang sedang berperang melawan Israel dan Amerika Serikat. Menurut Felix, Iran berperang melawan Israel bukan karena untuk membela Palestina, tapi untuk kepentingan geopolitiknya sendiri.

Pernyataan Felix ini termuat dalam video yang kini menyebar viral di media sosial. Nampaknya Felix khawatir umat Islam Indonesia akan bersimpati pada Iran yang dibombardir Israel dan AS. Dalam ceramahnya itu, Felix mengatakan Iran adalah negara Syiah, yang meyakini bahwa ada imam yang akan melanjutkan Nabi Muhammad. Menurut Felix, Syiah itu berbeda dengan akidah Islam pada umumnya.

“Apakah Iran menyerang Israel karena dia pro dengan Palestina? Jawabannya tidak!” ujar Felix. “Iran menyerang Israel karena dia diserang duluan,” lanjutnya. Felix juga mengutip pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang isinya mengajak rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka. Menurut Felix, pernyataan itu menunjukkan di mata Israel, Iran adalah sahabat lama, karena itu pemerintahan yang sekarang harus digulingkan.

Menurut Felix, Iran dan Israel pernah menjadi sekutu erat di masa lalu, khususnya saat Iran masih dipimpin oleh Syah Reza Pahlevi, seorang penguasa sekuler yang menjadi sahabat Amerika dan Israel. “Artinya Iran perang lawan Israel bukan untuk Palestina. Jadi jangan kita heboh bahwa Iran bantu orang muslim. Nggak juga, itu memang kepentingannya Iran,” tambah Felix dengan bersemangat.

Felix ini bisa dibilang meracau. HTI itu memang anti-Syiah, dan karena itu anti-Iran. Karena itulah Felix nampak bekerja keras untuk meyakinkan umat Islam bahwa kalau sekarang Israel nampak ingin menghancurkan Iran, itu adalah masalah Iran sendiri, bukan urusan umat Islam. Felix mendorong publik agar tidak bersimpati pada Iran. Sayangnya, untuk tujuan itu Felix mengarang bebas.

Selama ini Iran justru adalah salah satu negara yang secara tegas mendukung Palestina. Iran menentang keras pendudukan Israel atas wilayah Palestina, termasuk Gaza. Iran juga secara terbuka mendukung perjuangan rakyat Palestina serta kelompok perlawanan bersenjata Palestina. Iran bahkan salah satu negara yang tidak mengakui keberadaan negara Israel. Iran menyebut Israel sebagai “rezim Zionis ilegal” dan menyerukan pembebasan seluruh Palestina.

Para pemimpin Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Iran, secara rutin menyatakan bahwa Israel adalah kanker yang harus dihapus. Iran juga menganggap perlawanan bersenjata adalah jalan sah bagi rakyat Palestina. Iran konsisten menyerukan dunia Islam untuk bersatu membela Gaza dan Al-Aqsa. Iran juga menggunakan forum internasional, seperti Organisasi Konferensi Islam atau PBB, untuk mengutuk serangan Israel ke Gaza dan menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Jadi tuduhan Felix bahwa Iran dan Israel bersahabat, sama sekali tak berdasar. Hubungan mesra Israel dengan Syah Reza hanya terjadi di masa kediktatoran Syah yang memang ketika itu adalah boneka Amerika Serikat. Syah Reza digulingkan revolusi Islam Iran pada 1979. Sejak saat itu, Iran sudah menunjukkan komitmennya untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Masalahnya, Felix hanya terfokus pada perbedaan Sunni dan Syiah. Mungkin bagi Felix, Syiah adalah aliran sesat dalam Islam. Dan karena itu, seharusnya tidak boleh ada simpati bagi Iran. Bung Felix, bersikap jujurlah. Kalau bung Felix bersimpati pada Palestina, hargai juga dukungan Iran!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img