Kenapa Banyak Warga Korea Selatan Tidak Mau Menikah dan Punya Anak?

Published:

Ada kabar mengejutkan nih dari Korea Selatan. Separuh dari warganya yang masih berusia 20-30 tahun gak mau menikah. Sedangkan 2 dari 5 pasangan yg sudah menikah menyatakan tidak mau punya anak. Kabar ini dilansir oleh Badan Statistik yang dikelola oleh pemerintah Korea Selatan. Data sebelumnya yg dilansir pada Pada 2022, menyebut hanya 27,5% perempuan berumur 20 tahun keatas yang merasa akan menikah. Sedangkan para lelakinya dengan usia yang sama, hanya 41,9% yang mau menikah.

Jika dibandingkan dengan laporan pada 2008, persentase itu menurun drastis. Tahun itu masih ada 52,9% perempuan dan 71,9% pria berumur 20 keatas yang bersedia menikah. Btw ya, saat ini, Korea Selatan itu punya total populasi sebanyak 51,7 juta. Nah kalau kondisinya terus menurun, diperkirakan pada 2072 Korea Selatan hanya akan memiliki 36,2 juta populasi. Surat kabar Korea Selatan, The Korea Times melansir beberapa alasan kenapa sih generasi muda di sana gak mau menikah dan punya anak.

Menurut para lelakinya, mereka gak mau menikah karena gak mau mengalami beban yang besar. Mereka gak mau menjadi pencari nafkah tunggal lalu menyerahkan kendali hidupnya kepada istrinya kelak. Mereka juga gak mau dituntut buat terus menghasilkan uang dan dikomentari soal kualitas hidupnya. Dari sisi perempuan, mereka menganggap memiliki anak adalah tanggung jawab besar secara fisik, finansial dan psikologis. Bagi wanita karir, membesarkan anak adalah hal yang sia-sia.

Hmm, fenomena ini tentunya memiliki dampak negatif ya, apalagi bagi negara. Contohnya adalah jumlah penduduk usia produktif yang bakalan menipis di masa depan. Hal ini bakal berdampak pada tenaga kerja dan masalah sosial lainnya. Negara juga akan mengalami kesulitan dalam hal pertumbuhan ekonomi. Tapi keputusan menikah dan punya anak kan emang hak pribadi ya. Tentu kita hormati keputusan mereka.

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img