Apa ya sistem bernegara yang cocok buat Indonesia? Sistem modern seperti demokrasi yang umum digunakan banyak negara sekarang ini? Atau sistem kekhalifahan yang diperjuangkan kelompok Islamis?
Sebelum nentuin mana yang cocok, mungkin kita perlu dengar opini content creator di channel YouTube Forbidden Question, Kumaila Hakimah. Banyak pendukung khilafah percaya kalau kita terapkan syariat Islam penuh, bakal jadi masyarakat ideal dengan moral sempurna. Tapi Kumaila bilang, peradaban modern udah lebih manusiawi karena dasarnya bukan dogma agama, tapi rasionalitas.
Contohnya, dulu agama-agama besar nggak melarang perbudakan. Sekarang, perbudakan udah ilegal karena moralitas kita berkembang lebih fokus ke kesejahteraan manusia. Soal hukuman ekstrim kayak rajam dan cambuk, mungkin itu relevan di zaman dulu. Tapi sekarang, hukuman-hukuman kayak gitu dianggap nggak manusiawi lagi. Ini dibuktiin sama negara-negara maju yang punya sistem hukum manusiawi jadi punya tingkat kriminalitas rendah. Sistem hukum di sana lebih mikirin kesejahteraan manusia, nggak sekadar ngejar hukuman keras.
Intinya, moralitas yang dikembangin atas dasar kemanusiaan dianggap lebih pas buat masyarakat modern. Karena fokusnya ke kesejahteraan semua pihak, bukan sekadar ikut dogma agama. Kumaila bilang, ini penting banget buat dipahami. Apalagi sebagai manusia, kita punya kapasitas untuk terus berkembang dan belajar. Sistem hukum yang lebih berbudaya dan penuh belas kasih tampaknya lebih cocok buat masyarakat yang kita dambakan sekarang.
Setuju siih sama opini Kumaila. Dengan peradaban modern, kita bisa lebih fokus dukung misi utama agama sebagai pembawa perdamaian dan kesejahteraan. Bukan malah kembali ke sistem yang destruktif atau nggak manusiawi. Kita bisa ambil nilai-nilai positif dari agama yang sejalan sama kemajuan moral dan sosial, tanpa harus ngikutin aturan yang udah nggak relevan. Unsur-unsur yang nggak manusiawi atau destruktif, apalagi yang nabrak HAM, seharusnya diabaikan.
Dengan cara ini, kita justru lebih dekat ke esensi agama: kedamaian, kasih, dan kebaikan buat sesama. Memang simbol atau glorifikasi agama kurang begitu terlihat dalam sistem modern sekarang. Tapi esensi agama tetap bisa rasakan.
Yuk, jadi bernegara dengan akal sehat!
KATEGORI: PENCERAHAN


