Suporter Megawati Sena Semprit di Korea Selatan

Published:

Atlet voli asal Jember, Jawa Timur, harumin nama Indonesia di Korea Selatan. Tapi prestasi itu tercoreng akibat kelakuan suporternya. Jadi, ada atlet voli Indonesia yang saat ini jadi primadona di Korea Selatan. Namanya, Megawati Hangestri Pertiwi. Dia bermain di klub voli profesional di Korea Selatan, Red Sparks. Asal tahu aja, Megawati berulang kali terpilih sebagai Most Valuable Player, alias pemain terbaik dalam satu pertandingan.

Bisa dimaklumin kalo dia jadi idola baru. Masalahnya, suporter Megawati asal Indonesia di Korea Selatan nggak bisa bawa diri. Malah, belakangan ini mereka dikritik gara-gara kelakuan mereka dalam pertandingan. Salah satunya, di laga Red Sparks melawan Gwangju Al Peppers, Minggu kemarin. Kritik ini sampai diberitakan salah satu media Korea Selatan, MHN Sport. Kelakuan suporter Mega yang disebut, di antaranya, mengejek tim lawan saat melakukan servis bola voli. Mereka juga mengganggu jalannya pertandingan dengan menyalakan senter handphone ke arah lawan.

Ada juga yang membuat poster tulisan tangan yang plesetin nama politisi Indonesia karena memiliki nama yang sama. Politisi yang dimaksud adalah Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDI-Perjuangan.Mereka juga terlihat mencoret-coret bendera Korea Selatan dengan menuliskan nama Mega di atas bendera itu. Klub Red Sparks angkat suara atas kelakuan suporter Mega itu. Red Sparks memposting himbauan untuk para suporter dalam bersikap di kawasan pertandingan. Di antaranya, nggak mengaitkan voli dengan isu politik yang terjadi di Indonesia.

Nggak merusak atau mencoret bendera Korea Selatan. Nggak mengejek pemain klub lain dan nggak menyalakan flash kamera. Red Sparks juga ingetin para suporter untuk tetap duduk di tempat yang ditentukan selama pertandingan. Alias, dilarang masuk ke lapangan pertandingan. Red Sparks berharap supporter asal Indonesia itu bisa menjaga kenyamanan penonton lain dengan tidak berdiri menghalangi pandangan. Red Sparks bilang peringatan itu bukan hal baru yang ditetapkan. Tapi, itu budaya suporter yang selama ini dijaga warga Korea Selatan.

Kalau itu dilanggar, mereka diancam diusir dari kawasan pertandingan. Parah banget ya. Kelakuan suporter Mega nggak cuma mencoreng prestasi Mega aja, tapi juga citra Indonesia. Seolah supporter asal Indonesia nggak suportif dan nggak bisa bawa diri ketika melancong ke negeri orang. Lagian, apa susahnya sih menghormati budaya di mana kita lagi berada. Kan dari kecil kita selalu diajarin dengan pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Yuk, jaga nama baik Indonesia di mana pun!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img