Miris banget deh sama pelayanan kesehatan di puskesmas Tanjung Marulak, Tebing Tinggi. Seorang pasien pria yang harusnya dilayani dengan baik malah ditolak dan dibentak sama petugas. Kejadian itu direkam langsung oleh si pasien. Dalam video, petugas perempuan yang ada di loket pendaftaran menolak melayani karena si pasien hanya membawa KTP dan kartu kunjungan puskesmas. Saat dimintai kartu BPJS-nya, pasien mengaku tidak membawa kartu itu. Karena membutuhkan pertolongan, si pasien terus berusaha meminta dispensasi agar bisa dilayani.
Sayangnya si petugas justru mengamuk dan melempar pensil yang digunakannya. Petugas itu membentak pasien dengan alasan bahwa setiap pasien harus mematuhi aturan yang ada jika ingin dilayani. Video ini langsung viral dan mendapatkan banyak kecaman dari netizen. Banyak yang menyayangkan sikap dari petugas yang menolak hanya karena tidak membawa kartu BPJS. Menanggapi peristiwa yang terjadi di puskesmasnya, Kepala Puskesmas Tanjung Marulak, dr. Kurniadinata angkat suara.
Dia mengaku kejadian itu terjadi saat ia sedang rapat. Nah ketika mengetahui kejadian ini, dia langsung meminta keterangan dari petugas terkait. Berdasarkan keterangan petugas itu, pasien juga tidak membawa KTP, hanya membawa kartu berobat. dr. Kurnia lalu jelasin kalau seandainya pasien membawa KTP nya, dia bisa dilayani oleh petugas.
Karena dalam melakukan tindak medis, para petugas harus tahu identitas pasien agar bisa mengetahui riwayat penyakit, penularan atau penanganan yang serius. Selain itu KTP juga berguna untuk meyakinkan petugas bahwa warga yang diperiksa sesuai dengan identitas, dan bukan untuk orang lain.
Saat ini Kurnia mengaku sudah memanggil seluruh petugas untuk melakukan evaluasi agar kedepannya bisa lebih persuasif dan humanis dalam melayani.
Duh ada-ada aja ya. Kalau misal si pasien lupa atau tidak membawa KTP, pihak puskesmas bisa dong menjelaskan dengan baik-baik. Selain itu, pihak puskesmas juga bisa membantu pasien dengan menghubungi keluarga agar bisa membantu membawa kartu identitas yang dibutuhkan. Bukannya justru marah-marah dan membentak pasien yang datang.
Semoga kejadian ini tidak terulang lagi ya. Yuk berikan pelayanan terbaik buat masyarakat!


