Miris! ASN Pemkot Bekasi Diduga Tolak Umat Kristen Beribadah

Published:

Sikap intoleran ibu-ibu di Bekasi ini gak patut ditiru ya. Melalui sebuah video, ibu-ibu itu marah-marah sambil bilang agar ibadah umat Kristen di dekat rumahnya segera dihentikan. Masriwati ngaku kalau dia merasa terganggu sama ibadah itu.

Peristiwa itu terjadi di Perumnas 2, Jalan Siput Raya, Bekasi Selatan pada Minggu, 22 September lalu.

“Izinnya tidak ada, tempat ibadah itu harus ada izin, tempat tinggal tidak ada izin, orang gila aja berhenti,” kata si ibu sambil teriak.

Video ini pun langsung viral di media sosial. Setelah ditelusuri, ternyata nama ibu ini Masriwati. Seorang ASN Pemkot Bekasi yang menjabat sebagai Kabid Pemasaran Pariwisata Disparbud Kota Bekasi.

Kejadian ini pun ditanggapi Permadi Arya di akun instagramnya dengan men-tag akun Pemkot Bekasi dan Walikota Bekasi. Permadi bilang di SKB 2 Menteri Bab 1 Pasal 3, berdoa di rumah itu nggak perlu pake izin. Yang harus pake izin itu kalo mau mendirikan gereja. Dia juga menyangkan oknum ASN yang nggak Pancasilais.

Karena viral Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, bilang akan segera menindaklanjuti kasus ini. Rencananya Raden akan mempertemukan kedua belah pihak mengenai duduk perkara persoalan itu.

Semoga aja masalah ini bisa selesai ya. Kalau perlu, pihak manapun, termasuk ASN yang intoleran harus ditindak tegas.

Yuk tolak intoleransi dan gaungkan terus toleransi!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img