Mantab Wakil Presiden Jusuf Kalla keren banget deh. Dia dukung pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Sinar Kasih di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah. Nilainya sebesar 47 miliar rupiah! Rumah sakit ini dibangun atas nama Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST). Di acara peresmian pada 12 November, JK berharap RSU Sinar Kasih ini bisa bantu masyarakat Poso dan sekitar. Dia juga berpesan, supaya RS ini bisa maju dan efektif dengan mengoptimalkan tiga hal penting: dokter dan perawat, teknologi medis, dan pelayanan yang baik.
“Tiga faktor ini harus saling mendukung buat bantu masyarakat dalam layanan kesehatan,” katanya.
JK bahkan bilang, pelayanan RS harus kayak di restoran atau hotel yang bikin pasien ngerasa nyaman dan dilayani dengan baik. Menurut JK, RSU Sinar Kasih punya keunggulan lokasi yang bagus dan suasana adem. Sekarang tinggal maksimalkan pelayanan, dokter, dan perawatnya supaya makin maksimal. Harapannya, RS ini bisa jadi kebanggaan warga Tentena dan bantu pelayanan kesehatan di sana. JK juga mengajak pemerintah daerah sama-sama dukung peningkatan layanan kesehatan di Tentena.
Ketua Yapkesmas GKST, Rudolf Methusala, mengucapkan terima kasih ke keluarga Kalla dan PT Poso Energi. Itu karena RSU Sinar Kasih bisa dibangun lagi setelah penantian 102 tahun. Rudolf juga cerita soal peran besar JK sejak dulu. Mulai dari bantu fasilitas VIP, kantor GKST, hingga pengadaan ambulance dari Kemenkes. Pembangunan RS ini sebenarnya dimulai tahun 2018. Tapi sempat tertunda 2 tahun karena pandemi dan selesai pada 2024. RSU Sinar Kasih GKST punya 100 tempat tidur, 11 gedung, dan fasilitas UGD, ICU, ruang operasi, sampai ambulans buat rujukan.
Keren ya Pak JK! Dia ini kan Muslim, tapi mendukung pembangunan rumah sakit milik umat Kristen. Ini jadi bukti nyata toleransi yang dipromosikan Pak JK. Menghadirkan kebutuhan masyarakat luas tanpa pandang agama. Kalau mau, Pak JK bisa aja membangun RS atas nama Islam. Tapi dia justru prioritaskan kemanusiaan dan kepedulian yang melampaui batas agama.
Semoga Pak JK bisa jadi contoh bagi para pemimpin lainnya. Terima kasih, Pak JK!


