NGADI-NGADI! FELIX SIAUW HARAMKAN MUSLIM NGUCAPIN SELAMAT NATAL

Published:

Beredar lagi video ceramah Ustadz Felix Siauw yang menyebut umat Islam haram mengucapkan selamat Natal ke umat Kristen dan Katolik. Video itu kembali viral jelang Natal, meskipun sebenarnya video lama dari tahun 2022. Cuplikannya diunggah ulang akun Instagram @taffaquh_ilmi pada 25 Desember.

Dalam video tersebut, Felix menjelaskan bahwa Natal adalah hari raya umat Kristiani. Natal, menurutnya, adalah perayaan kelahiran Yesus Kristus. Dan bagi umat Kristiani, Yesus Kristus diyakini sebagai Tuhan. Nah, di sinilah Felix menganggap ada masalah. Karena dalam Islam, Yesus (Isa Al-Masih) bukan Tuhan.

Isa dalam Islam hanyalah Nabi dan Rasul, bukan sesembahan. “Karena itulah, ini sangat bertentangan dengan keyakinan orang-orang Muslim” katanya. Dia juga bacain surat al-ikhlas yang intinya adalah tidak ada Tuhan selain Allah. Menurut Felix, itu adalah fondasi utama akidah Islam.

Karena itu, ia menilai seorang Muslim tidak boleh mengucapkan selamat Natal. Bahkan menurutnya, mengganti ucapan dengan “selamat hari raya” pun tetap salah. “Karena itulah, yang paling selamat bagi seorang Muslim adalah ketika dia menghadapi hari raya orang lain, dia berdiam diri, dia tidak mengucapkan selamat di situ” katanya. “Dan dia tidak ikut-ikutan dalam perayaan ibadah agama yang lain. Inilah yang disebut dengan toleransi di dalam Islam” lanjutnya.

Pernyataan ini langsung memantik reaksi keras warganet. “Saya mengucapkan selamat Natal sebagai bentuk keseimbangan ketika Umat Kristiani mengucapkan selamat Idul Fitri. Masalah Yesus dianggap Tuhan, disembah oleh mereka itu urusan mereka. Selesai” tulis seorang netizen. “Yang ngerayain siapa yang ribet siapa, kami orang Kristen gak di ucapin gapapa,asal jangan ganggu pas kami ibadah aja udah cukup gak usah ngucapin gapapa,sekali lagi gapapa” tulis netizen lain. “Orang kristen tidak butuh ucapan dari agama apapun jadi santai aja…yang penting jgn MENGHINA AGAMA ATAU KEPERCAYAAN ORANG LAIN. jangan repot-repot ya gesss..” tulis yang lain.

Hmm.. pernyataan Felix ini ribet dan berlebihan. Mengucapkan selamat Natal nggak bikin Muslim auto pindah iman. Sama kayak umat Kristiani ngucapin Selamat Idul Fitri ke Muslim. Apa mereka langsung mengakui Allah sebagai Tuhan? Kan enggak. Di sinilah konteks saling menghormati seharusnya dipahami. Apalagi Indonesia itu Bhinneka Tunggal Ika, hidup dalam kemajemukan.

Toleransi bukan soal nyamain akidah, tapi soal sikap sosial. Dan faktanya, ada banyak ulama Indonesia yang membolehkan ucapan selamat Natal. Prof. Dr. Quraish Shihab menyatakan ucapan selamat Natal boleh jika tujuannya menjaga hubungan sosial. Selama tidak disertai pengakuan akidah yang bertentangan dengan Islam.

KH Muhammad Cholil Nafis (MUI Pusat) juga menegaskan hal serupa. Yang diharamkan adalah ikut ritual ibadah agama lain, bukan sekadar ucapan. Habib Husein Ja’far Al Hadar bahkan secara terbuka mengucapkan selamat Natal. Perbedaan pendapat itu ada, tapi jangan dipaksakan seolah cuma satu yang paling benar.

Sudahlah, gaungan “haram ngucapin selamat Natal” ini cukup dihentikan. Banyak Muslim Indonesia justru bangga bisa hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Menghormati tidak sama dengan menyamakan iman. Iman nggak serapuh itu cuma gara-gara satu kalimat. Yuk, rawat terus toleransi dan akal sehat di Indonesia!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img