Tepuk Pramuka Yang Lagunya Mengkafir – Kafirkan

Published:

Jakarta, PIS – Anak-anak SD kan seharusnya diajarkan nilai-nilai persaudaraan dan perdamaian? Tapi ini nggak terjadi di SDN Timuran, Yogyakarta. Sekarang ini beredar video yang menampilkan gaya Pembina Pramuka di sana.

Dia ini ngajarin tepuk pramuka dengan lagu yang mendorong kebencian. Lirik lagunya berbunyi begini. Cinta Islam, sampai mati. Lailahaillallah, Muhammadur Rasulullah. Islam, Islam yes, Kafir, Kafir, No.

Lho kok anak-anak diajarin mengkafir-kafirkan orang? Kasusnya sendiri emang udah lama, Kawan PIS, yaitu awal Januari 2020. Tapi sekarang viral kembali. Kejadian bermula ketika salah satu orangtua murid lagi nunggu anaknya bubar sekolah dan kebetulan ngeliat Latihan pramuka itu. 

Ketika itulah dia lihat pelajaran “Tepuk Islam” yang mengkafir-kafirkan itu. Sang orangtua langsung menyampaikan keberatannya ke pembina senior lain.  Dia menganggap aksi pembina itu sudah mencemari kebhinekaan dalam tubuh Pramuka.

Pembina Senior itu pun langsung meminta maaf. FYI, si Pembina sudah ikut pembinaan mengajar sebelumnya. “Tepuk Islam” itu sebenarnya tidak diajarkan dalam pembinaan. Jadi ini inisiatif si Pembina bermasalah itu.

Dikabarkan, DPRD Yogyakarta sampe turun tangan buat nyelesain kasus ini loh, Kawan PIS. Mereka sudah mem-blacklist Pembina itu biar nggak ada kejadian kayak gini lagi. Kita kayaknya memang harus terus berhati-hati.

Pramuka itu kan seharusnya bersifat terbuka dan universal, ini kok malah eksklusif? Apalagi ini terjadi di SD Negeri lho, bukan SD Islam. Yuk laporkan kalau ada guru-guru yang tidak mendidik seperti ini. SUARAKAN PERDAMAIAN, BUKAN KEBENCIAN!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img