Masih ingat kasus video syur yang menyeret aktris Rebecca Klopper? Setelah pelaku berhasil ditangkap pada 1 September, Senin lalu proses persidangan pertama dilakukan. Agenda sidang pertama ini adalah pemeriksaan saksi oleh majelis hakim. Rebecca menghadirkan 4 saksi dalam sidang.
Di antaranya, dirinya sendiri dan pacarnya, Fadly Faisal. Identitas pelaku juga terungkap untuk pertama kalinya, bernama Bayu Firlen. Dalam sidang itu, Jaksa membeberkan keuntungan yang diraup oleh Bayu, kerugian yang dialami Rebecca, dan dakwaan pelanggaran oleh pelaku. Ternyata dari satu video yang berdurasi 47 detik, Bayu berhasil meraup keuntungan hingga Rp50 juta. Bayu menggunakan uang itu untuk membeli motor, 2 handphone, sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Sebaliknya, Rebecca mengalami kerugian materil dan immaterial. Kerugian materilnya berupa pemutusan hubungan kerja dari beberapa pihak dengan Rebecca. Sedangkan kerugian immaterial yang dialami Rebecca adalah tercemarnya nama baik Rebecca dan keluarga. Juga gangguan psikis yang dialami Rebecca. Bayu didakwa atas pelanggaran dalam UU ITE terkait penyebaran dan pendistribusian dokumen yang memiliki muatan kesusilaan. Ancaman penjaranya maksimal 4 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.
Bayu juga didakwa atas pelanggaran UU Pornografi. Ancaman penjaranya maksimal 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp6 miliar. Selepas sidang selesai, melalui kuasa hukumnya, Rebecca mengaku nggak mengenali pelaku. Rebecca mengaku baru mengetahui pelaku setelah diproses oleh penyidik dan baru bertemu pertama kali di persidangan. Sampai saat ini belum diketahui motif pelaku. Buat yang nggak ngikutin, Rebecca jadi korban kasus revenge porn 2 kali.
Video syur pertama disebar pada Mei 2023 dengan durasi 47 detik. Lalu, pada September 2023 disebar lagi 2 video syur diduga mirip Rebecca. Dua video itu berdurasi 4 menit dan 11 menit. Apa yang dilakukan pelaku termasuk contoh dari revenge porn. Revenge porn adalah tindakan menyebarkan konten pornografi tanpa persetujuan orang terkait. Syukur kasus ini mulai menemukan titik terang.
Semoga pelaku dihukum seberat-beratnya ya agar menimbulkan efek jera. Yuk kita kawal kasus ini sampai tuntas!


