Nagita Slavina Banjir Pujian Imbas Larang Anak Nyanyi Lagu Dewasa

Published:

Pola asuh yang diterapin selebritas tanah air kerap kali mengundang perhatian netizen ya. Apalagi kalau menyangkut selebriti satu ini, yaitu Nagita Slavina. Dalam unggahan story instagramnya baru-baru ini, Nagita membagikan momennya saat mengobrol dengan putra bungsunya, Rayyanza Malik Ahmad.

Nah ditengah obrolan menjelang jam tidurnya, Rayyanza yang dipanggil Ajja tiba-tiba menyanyikan potongan lirik lagu ‘Bersama Bayangmu Kasih’. Lagu romansa percintaan itu emang lagi viral banget akhir-akhir ini. Tapi Nagita melarang Ajja untuk menyanyikan lagu itu.

“Itu lagu orang gede, Ajja masih kecil, kenapa nyanyi-nyanyi lagu kayak gitu.
Nyanyinya harusnya lagu Ampar-Ampar Pisang” ucap Nagita.

Walaupun baru berumur 2 tahun, Ajja kayaknya paham ya dengan ucapan sang ibu. Saat dipancing oleh ibunya dengan sepenggal kata “Bersama” dari lagu itu, Rayyanza gak mau lanjutin liriknya dan menolak bernyanyi.

“Enggak bagus” jawab Ajja. Lantas Ajja langsung mengikuti arahan ibunya yang mengalihkannya untuk menyanyikan lagu daerah, Ampar-Ampar Pisang. Cara asuh Nagita yang dinilai berhasil itu langsung menuai pujian dari netizen. Mereka memuji Nagita karena mengarahkan dan mengajarkan anaknya sesuai dengan tahapan usia perkembangannya. Ada juga yang memuji kecerdasan Ajja karena sudah mampu menghafal banyak lagu daerah.

Tapi yang jadi masalah nih, lagu-lagu anak maupun lagu daerah yang sesuai, sulit kita temuin di halaman utama media massa dan media sosial. Yang sering muncul, justru malah lagu percintaan atau patah hati. Alhasil orang tua perlu waktu dan perhatian ekstra agar anak tidak terkontaminasi dengan konten-konten yang tidak sesuai dengan umurnya.

Lagi-lagi langkah Nagita perlu kita apresiasi ya. Di tengah kesibukannya, Nagita tetap bisa bertanggung jawab dan mengawasi tumbuh kembang anak agar sesuai dengan umurnya. Semoga apa yang dilakuin Nagita bisa dicontoh banyak ibu di luar sana ya.

Salut buat Nagita!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img