Aksi bullying di sekolah lagi-lagi terjadi. Kali ini, di antara pelakunya diduga anak dari Vincent Rompies. Jadi, belakangan ini viral video aksi bullying yang dilakukan segerombolan siswa di SMA Binus School Serpong. Kabarnya, semula korban mau bergabung ke perkumpulan siswa bernama ‘Geng Tai’.
Nah, salah satu persyaratannya, korban diminta melakukan beberapa hal. Di antaranya, menerima kekerasan fisik. Dalam video terlihat korban yang menggunakan kacamata berdiri dengan kondisi tangan ditahan di belakang tubuhnya. Di depannya ada salah satu pelaku yang merupakan senior geng. Dia merundung korban dengan kata-kata kasar. Dia juga mencekik dan mendorong korban sampai hampir terjatuh. Segerombolan siswa lain yang ada di warung juga ikut menyoraki dan melukai korban.
Aksi bullying itu terjadi di warung di luar lingkungan Binus School. Salah satu pelaku bernama Farrel Legolas Rompies. Dia diketahui anak dari Vincent Rompies. Farrel diduga ikut andil mengikat korban di tembok menggunakan tali gorden dan menahan tangan korban di belakang tubuhnya. Akibat aksi bullying itu, korban mengalami memar dan luka bakar di tubuhnya. Orangtua korban yang mengetahui hal ini nggak terima dan langsung melaporkan kasus ini ke Polres Tangerang Selatan. Korban dilarikan ke rumah sakit dan menjalani visum. Vincent kabarnya belum menanggapi aksi bullying yang diduga dilakukan anaknya.
Apa yang terjadi di Binus School Serpong itu jelas bikin sedih sekaligus marah. Itu kan artinya aksi bullying nggak sepenuhnya hilang di lingkungan sekolah. Padahal siswa harus merasa aman dan nyaman supaya bisa tenang belajar di sekolah. Ini harus jadi pelajaran bagi sekolah dan para orangtua. Mereka harus lebih memperhatikan dan mengawasi kegiatan anak, terutama di sekolah, supaya terhindar dari perilaku destruktif.
Stop bullying!


