Apa bener beribadah cuma boleh di rumah ibadah? Pertanyaan ini diangkat influencer Abu Janda setelah kasus pelarangan dan penyerangan kegiatan ibadah di Tangerang Selatan.
Jadi, Minggu lalu mahasiswa Katolik Universitas Pamulang mengadakan ibadah Rosario di salah satu rumah indekos. Ternyata kegiatan itu bikin sebagian warga yang intoleran marah. Alasan mereka, beribadah harus di rumah ibadah, bukan di rumah. Pak RT dan beberapa warga mendatangi lokasi dan membubarkan ibadah. Belasan mahasiswa diintimidasi, bahkan ada yang terluka kena bacokan.
Alasan Ketua RT dan warga yang intoleran itu jelas mengada-ngada. Kata Abu Janda, narasi ‘rumah bukan untuk tempat ibadah’ adalah narasi yang menyesatkan dan berbau diskriminasi SARA.
Menurutnya, banyak umat Islam yang juga beribadah di rumah. Apa yang dikatakan Abu Janda itu benar dan harus kita dukung. Karena itu, kita tidak perlu takut beribadah di rumah sendiri karena itu dilindungi konstitusi.
Yuk, lawan intoleransi beragama!



