Banyak Gen Z dan Milenial Gagal Bayar Kredit Pinjol

Published:

Gen Z dan Milenial itu pengguna pinjaman online (pinjol) terbesar. Udah gitu, banyak dari Gen Z dan Milenial yang gagal bayar kredit pinjol. Ini bukan data kaleng-kaleng ya. Ini data pengguna pinjol yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juni lalu. Catet ya, ada 54,06% pengguna pinjol yang usianya 19-34 tahun. Itu kan usia-usia yang biasa disebut milenial dan generasi Z. Yang bikin geleng-geleng, jumlah pinjaman mereka total menyentuh sampai 27,1 triliun.

Masalahnya, nggak sedikit dari kelompok milenial dan generasi Z yang gagal bayar kreditnya. Ada sekitar 40,24% dari mereka yang tercatat memiliki riwayat kredit macet. Total kredit macet dari kelompok usia itu diperkirain nyentuh 782 Miliar. Waduh! OJK juga bilang, mayoritas nasabah yang punya riwayat kredit macet adalah mahasiswa dan pekerja.

Duh, kenapa ya banyak kelompok milenial dan generasi Z yang tersangkut kredit macet? Menurut perencana keuangan, Teja Sari, ada dua faktor yang mempengaruhi.

Pertama, anak muda saat ini lebih gampang kemakan promosi atau iklan sehingga bikin mereka jadi konsumtif berlebihan. Mereka mutusin belanja karena diiming-imingi selagi murah dan nyesel ketinggalan promo. Ini yang bikin mereka lupa mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Kedua, perilaku konsumtif itu juga didukung dengan kemudahan pencairan dana yang membuat mereka terlena dari kemampuan membayar. Kebiasaan ini membuat anak muda beresiko tidak memiliki aset. Mereka jadi lebih sibuk bayar bunga daripada menabung atau berinvestasi.

Semoga di antara kita nggak ada yang terjerat dalam kredit macet ini ya. Kalau pun udah terjerat, semoga diberi jalan keluar untuk membayarnya. Penting bagi kita, Gen Z dan Milenial, buat belajar selektif. Tahu mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan.

Yuk, lebih bijak menggunakan kemudahan layanan pinjol!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img