Gelar Doktor Bahlil Ditangguhkan, Raffi Ahmad Jadi Bulan-bulanan Netizen

Published:

Kasihan deh Raffi Ahmad. Dia jadi bulan-bulanan netizen. Gara-gara gelar doktor Bahlil Lahadalia ditangguhkan UI. Netizen nyinggung gelar Doktor Kehormatan yang diterima Raffi Ahmad dari Universal Institute of Professional Management (UIPM). Kredibilitas UIPM sebagai sebuah perguruan tinggi diragukan banyak pihak. Itu karena UIPM dianggap kurang punya kapabilitas di dunia pendidikan tinggi. Bahkan ada yang bilang UIPM nggak punya gedung!

Akibatnya gelar Raffi nggak diakui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

“Gelar doktoral Bahlil ditangguhkan UI bahkan UI-nya minta maaf sama Masyarakat,” cuit salah satu netizen di aplikasi X.
“Aneh kalau yang punya gelar abal-abal masih ngotot dipake di tiap acara formal wkwk,” lanjutnya.

Sindiran netizen ini ada konteksnya. Jadi, ketika dilantik jadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, gelar Doktor Kehormatan Raffi disebutkan. Kasus yang terjadi pada Bahlil dan Raffi jelas menampar muka institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Integritas, akuntabilitas, dan transparansi pendidikan tinggi di Indonesia dipertanyakan. Institusi pendidikan dianggap mengobral begitu saja gelar akademik tanpa mempertimbangkan pencapaian nyata yang dilakukan penyandangnya. Rumitnya, kasus ini menyeret nama besar tokoh publik.

Ini tentu akan berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Semoga pendidikan tinggi di Indonesia mau berbenah diri. Yuk, dukung pendidikan tinggi di Indonesia yang berintegritas!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img