Kata Christina Ginting, Dalam Al Quran Ada Perintah Membunuh Non-Muslim

Published:

Christina Ginting, seorang WNI yang saat ini berada di Jerman, bikin heboh. Kata dia, muslim di Indonesia tidak menginginkan perdamaian. Padahal umat Islam selalu mengklaim agamanya mencintai perdamaian. Bahkan katanya, dalam kitab muslim sendiri ada perintah untuk membunuh orang-orang yang bukan beragama Islam. Begitu video ini menyebar, banyak netizen di Indonesia mengecam pernyataan itu. Tak sedikit yang menuduh Christina melakukan penodaan terhadap Islam.

Tapi sebagian yang lain membenarkan pernyataan itu, salah satunya aktivis media sosial Permadi Arya atau Abu Janda. Dalam akun Instagramnya Abu Janda menyajikan sejumlah tindakan intoleran umat Islam terhadap agama lain. Yang pertama demo kelompok Islam di kota Parepare Sulawesi Selatan yang menolak sekolah kristen. Lalu, penyegelan tempat ibadah paskah di Teluk Naga, Tangerang. Kemudian, demo menolak ibadah Jumat Agung di Arcamanik, Bandung. Ada juga, tindakan anarkis sejumlah orang Islam yang mengobrak-abrik warung yang buka saat bulan Puasa di Kota Garut. Kemudian, demo menolak Rabu Abu di Arcamanik, Bandung. Lalu, demo menolak kuliner non halal di mall di Kota Solo. Terakhir, demo menolak kedatangan pendeta di Kota Palu.

“Itu semua hanya kasus di tahun 2025, kasus tahun 2023 dan 2025 lebih banyak lagi,” ucap Abu Janda. “Silahkan menilai sendiri apakah ucapan kakak di Jerman itu bener apa salah,” lanjut Abu Janda. Tidak dipungkiri sih, memang masih banyak kelompok Islam yang sering bertindak intoleran, bahkan anarkis terhadap umat lain. Tapi menggeneralisasi muslim Indonesia itu tidak menghendaki perdamaian, juga berlebihan. Dibandingkan di banyak negara di Timur Tengah, muslim di Indonesia bisa dibilang umumnya toleran.

Kita lihat saja hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting. Hasil surveinya menunjukkan mayoritas umat Islam menerima pendirian gereja di dekat tempat tinggalnya. Di Indonesia juga ada dua organisasi Islam besar, yakni NU dan Muhammadiyah, yang jumlah anggotanya lebih dari 100 juta orang. Kedua organisasi itu selalu mengkampanyekan dan bersikap toleran terhadap pemeluk agama lain.

Nah terkait adanya perintah membunuh pemeluk agama lain dalam al-Quran, ini harus dibicarakan secara lengkap. Dalam al-Quran memang ada perintah itu, terdapat dalam Surat At-Taubah ayat 123. Bunyi ayatnya: “Hai orang-orang yang beriman, bunuhlah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan darimu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertakwa”. Tapi yang diperintahkan adalah membunuh orang-orang kafir. Kafir tidak sama dengan non-muslim. Bisa dibilang, kata kafir ditujukan pada orang-orang jahat yang menentang Tuhan. Dan ayat itu diturunkan ketika umat Islam sedang berada di bawah ancaman kekuatan-kekuatan asing yang ingin menghancurkan Islam.

Tentu tidak tepat jika ayat tersebut digunakan sebagai pegangan oleh sebagian kalangan dalam membunuh orang-orang non-Islam. Islam sendiri secara bahasa dapat diartikan “damai”. Tentu tidak logis kalau Islam mengajarkan untuk melakukan pembunuhan kalangan non-muslim. Bagaimanapun, harus diakui memang banyak kalangan muslim yang bertindak jahat pada kalangan non-muslim di Indonesia. Tapi mereka ini tidak bisa digeneralisasi pada umat Islam secara keseluruhan. Yukk tinggalkan sikap radikal dalam beragama!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img