Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin ini jahat banget. Saat maraknya penjarahan terhadap beberapa anggota DPR, eh bisa-bisanya dia memprediksi kalau massa juga akan mendemo rumah Pak Jokowi. Dan demo itu katanya bisa juga berujung dengan penjarahan. “Entah, rumah siapa lagi yang menjadi target. Kabarnya, rumah Jokowi di Solo hari ini juga akan didemo. Mungkin saja, kembali berujung penjarahan,” ucap Khozinudin.
Pernyataan Khozinudin ini beritakan oleh fajar.co.id pada Minggu 31 Agustus 2025 lalu. Dengan judul: Penjarahan Rumah Pejabat Marak, Ahmad Khozinudin Prediksi Rumah Jokowi Bisa Jadi Target Berikutnya. Berita yang sama ditulis juga oleh Gelora.co, dengan judul dan naskah yang sama. Screenshot berita itupun menyebar di media sosial, dan mendapat reaksi keras dari netizen.
Banyak netizen yang menganggap Khozinudin sepertinya sedang berusaha memprovokasi. “Dia sengaja mengiring kekacauan,” tulis seorang netizen. “Kompor amat, gak bawa-bawa Pak Jokowi gak bisa makan ya?” komen netizen lain. “Ini menghasut namanya,” tulis netizen yang lain. “Jangan jadi provokator, sudah cukup kerusakan kemarin,” tulis yang lain lagi.
Pada Sabtu, 30 Agustus 2025 lalu, rumah empat anggota DPR yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio dan Nafa Urbach disatroni para pendemo. Mirisnya bukan saja mendemo, mereka juga menjarah tiga pejabat itu. Tak ayal, semua barang-barang keempat orang itu pun diangkut oleh para penjarah, sampai tak tersisa. Rumah pertama yang digasak para penjarah rumah milik anggota DPR dari Partai Nasdem Ahmad Sahroni. Aset crazy rich Priok itu dijarah habis-habisan, mulai dari jam Richard Mille, tas LV, sampe robot Iron Man. Brankas berisi uang rupiah dan mata uang asing juga dibongkar, bahkan dibagiin ke massa. Mobil-mobil mewah milik Sahroni pun dirusak. Setelah rumah Sahroni, massa kemudian menggeruduk rumah Uya Kuya, Eko Patrio dan Nafa Urbach. Nasibnya sama, isi ketiga rumah anggota dewan itu pun lenyap tak bersisa.
Hmmm kok bisa-bisanya ya Khozinudin menyampaikan itu. Apakah ini karena dia sedang berperkara dengan Pak Jokowi terkait tuduhan ijazah palsu? Kan gak ada hubungannya. Apalagi kalau dikaitkan dengan alasan masyarakat melakukan demo kali ini. Demo itu dipicu oleh kenaikan tunjangan buat anggota DPR. Yang kemudian diperparah oleh reaksi yang tidak tepat oleh beberapa anggota DPR itu. Pak Jokowi kan bukan anggota DPR, sebagai presiden pun telah selesai, jadi gak ada hubungannya.
Tapi alhamdulillahnya, prediksi Khozinudin meleset habis. Tidak ada massa yang mendemo rumah Pak Jokowi, apalagi melakukan penjarahan. Pada hari yang diprediksi akan ada demo, masyarakat memang banyak yang datang ke rumah Pak Jokowi. Tapi kedatangan mereka bukan buat berdemo, tapi untuk berfoto dengan mantan Presiden Indonesia ke tujuh tersebut. Hari berikutnya Senin, 1 September juga tidak ada aksi demonstrasi ke rumah Pak Jokowi, bahkan sampai saat ini.
Pak Khozinudin, baiknya konsen aja deh dampingi klien kamu. Hadapi tuntutan itu dengan jantan. Jangan malah mencoba mengalihkan pada isu-isu lain. Apalagi kalau sampai mencoba memprovokasi. Proporsional lah dalam bertindak!
KATEGORI: PENCERAHAN


