Kasian banget ya warga di Gaza Palestina ini. Hidupnya hancur karena perang Israel – Hamas.
Lebih miris lagi mau mengungsi pun ditolak oleh negara-negara tetangganya. Mesir yang berbatasan langsung dengan Palestina di Jalur Gaza menolak karena takut merusak perdamaian dengan Israel.
Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sissi bilang perpindahan penduduk besar-besaran dari Gaza beresiko masuknya pejuang Hamas ke Semenanjung Sinai di Mesir. Penolakan juga disampaikan oleh Yordania, negara yang berbatasan dengan Tepi Barat Palestina. Raja Yordania, Abdullah II beralasan pemindahan paksa warga Palestina bisa berakibat meluasnya krisis ke wilayah lain. Organisasi Liga Arab yang salah satu tujuannya mencegah negara Yahudi di Palestina juga tak berbuat apa-apa.
Padahal dulu, mereka selalu vokal melawan Israel. Salah satu alasannya adalah negara-negara Arab ini masih punya ketergantungan kepada Amerika dan sekutu. Mereka tidak mau berkonfrontasi dengan Amerika Serikat yang merupakan sekutu utama Israel. Jadi, mereka khawatir akan kehilangan bantuan ekonomi dan politik dari negara adidaya itu. Selain itu, saat ini banyak negara Arab yang mulai menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Seperti Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) mulai membuka hubungan dengan Israel sejak 2020. Bahkan muncul isu bahwa Arab Saudi akan melakukan hal sama.
Kalau sudah begini situasinya, siapa dong yang bisa bantu Palestina? Semoga PBB dan tekanan dunia Internasional bisa mengakhiri konflik ini dengan damai.
Solidaritas kita untuk warga Palestina!


