Rizieq Shihab kumat lagi nih! Dia ngipasin umat lagi soal hasil Pilpres 2024 yang baru diumumin KPU. Kata dia, nggak ada kata damai untuk kecurangan di pilpres. Jadi, dia ngasih tausiyah di Masjid Jami An-Nur, Petojo, Jakarta Pusat, Jumat lalu. Dia bilang umat Islam agar bersatu dalam hal-hal kebaikan dan perjuangan syariah Islam aja. Sedangkan untuk kegiatan buruk dan yang mendatangkan dosa, jangan bersatu.
Misalnya, kata dia, seperti kedzaliman, kemungkaran, kebiadaban, korupsi dan kecurangan. Terus dia kaitin ini dengan kontestasi Pilpres 2024. Dia bilang dugaan kecurangan di Pilpres kali ini sangat terang benderang. Bahkan, menurutnya, mereka yang buta atau tuli bisa tahu kecurangan yang ada.
Nah, di balik kecurangan itu, Rizieq sering dengar narasi ajakan damai. Menurutnya, ini sangat nggak mungkin.
“Mau damai, jangan curang,” katanya.
“Curang itu bisa memecah belah bangsa. Curang itu bisa menghancurkan negara,” lanjutnya.
Bagi Rizieq, umat Islam saat ini harus berhati-hati dan nggak boleh berdamai dengan hasil Pilpres 2024.
“Tidak pernah ada damai dalam kedzaliman saudara,” teriak Rizieq.
Ini bukan yang pertama kali dia ngipasin umat soal Pilpres 2024. Sebelumnya, beredar video ceramah Rizieq yang lagi ngipasin umat. Dalam video itu, terlihat Rizieq ngasih ceramah yang mengajak umat jangan lagi percaya sama proses pilpres. Dia bilang lembaga pemerintah udah nggak adil dan jujur lagi.
“Kalau MK-nya tidak jujur, tidak adil, DPR-nya enggak dipercaya lagi, ada jalan ketiga, apa jalan ketiga? ekstra parlementer,” katanya.
“Ekstra pararlementer, apa tuh? …. People power, apa tuh? Revolusi, apa sih tuh? Berontak! Puyeng-puyeng amat,” katanya.
Kita setuju kecurangan dalam pemilu harus dilawan dan jangan dibiarkan. Kecurangan bakal menumbuhkan distrust terhadap pemerintah dan pada ujung bisa membuat pemerintahan jadi nggak berjalan. Kalo kondisinya sudah separah itu, negara bakal hancur karena konflik yang nggak terkendali. Masalahnya, Rizieq koar-koar soal kecurangan bukan dari posisinya yang netral dalam pilpres. Jangan lupa, Rizieq itu ngedukung Anies-Muhaimin yang kalah dan juga koar-koar soal kecurangan. Kalo Rizieq koar-koar kecurangan pilpres, ya itu bagian dari orkestrasi yang mereka rancang. Semoga kita nggak terkecoh dengan provokasi semacam ini ya.
Yuk, proporsional dalam bersikap!


