Tragis dan sial banget deh nasib yang menimpa jamaah haji Ibu Nunuk Widyanti dan suami ini. Mereka daftar Haji Furoda, eh pihak travel memberangkatkan mereka dengan haji backpacker. Akibatnya, Ibu Nunuk dan suami sempat terlunta-lunta. Beberapa kali apartemen mereka didobrak, dikejar-kejar polisi bahkan dirazia. Lebih tragisnya lagi, Bu Nunuk meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji itu.
Anak Bu Nunuk, Rizaldi Santoso mengaku baru menyadari kejanggalan saat melihat kedua orang tuanya tidak mengenakan seragam haji, layaknya haji reguler. Belakangan mereka juga baru tahu kalau keberangkatan mereka menggunakan visa pribadi, bukan visa haji. Padahal biaya keberangkatan haji mereka besarnya lebih dari 200 juta. Pengakuan orang tuanya juga mereka mendaftar Haji Furoda. Tapi sayangnya, kedua orang tua mereka juga tidak terbuka dengan keberangkatan hajinya.
Mereka juga tidak memberitahu travel haji apa yang mereka gunakan. Semoga Kemenag segera menindaklanjuti penipuan yang menimpa Bu Nunuk dan suami. Dan menindak dengan tegas travel-travel haji nakal.
Yuk lebih selektif memilih travel haji!
KATEGORI: PENCERAHAN



