Tokoh Buddha dari Berbagai Negara Kunjungi Muhammadiyah

Published:

Muhammadiyah emang top banget deh! Ormas Islam terbesar kedua di Indonesia itu terbuka dengan berbagai kelompok agama. Itu terbukti dari diterimanya kunjungan International Network of Engaged Buddhists (INEB) oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta baru-baru ini. INEB adalah organisasi tokoh-tokoh Buddha dari 17 negara. Menurut INEB, kunjungan mereka ke Muhammadiyah adalah langkah strategis mendorong moderasi beragama dan perdamaian dunia.

Dalam pertemuan itu, PP Muhammadiyah diwakili oleh penasehat Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI), Yuli Mumpuni Widarso. Sedangkan Komite Eksekutif INEB diwakili KV Soon Vidyananda. Yuli bilang pertemuan ini adalah refleksi dari puncak pertemuan sebelumnya pada tahun 2015. Pertemuan lintas agama, katanya, perlu diperkuat. Itu karena salah satu tantangan terbesar saat ini adalah melawan diskriminasi dan kekerasan bermotif agama. Kunjungan INEB juga diikuti dengan acara lainnya.

Pertama, Museum Muhammadiyah di Kompleks Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Tujuannya agar para tokoh Buddha memahami latar historis di balik perkembangan Muhammadiyah jadi salah satu organisasi Islam terkemuka di dunia. Kedua, Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta. Ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman perihal sejarah perkembangan Muhammadiyah yang menjadikan pendidikan sebagai basis pengkaderannya. Di sana digelar dialog yang bertema, “Religious Moderation for a Just and Peaceful Civilization.”

Tujuannya, untuk memperkuat kerja sama lintas agama, upaya membangun pemahaman, dan toleransi antarumat beragama. Para santri juga mengisi acara itu dengan menampilkan tari untuk mengenalkan budaya Indonesia.

Keren ya Muhammadiyah. Terbuka dengan berbagai organisasi, termasuk organisasi agama lain. Muhammadiyah terus mendorong dialog antaragama, menjembatani perbedaan, dan membangun fondasi perdamaian dunia. Mudah-mudahan langkah Muhammadiyah itu bisa memperkuat upaya moderasi beragama dan penanggulangan konflik berbasis agama.

Dua jempol untuk Muhammadiyah??

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img