Jakarta, PIS – Tokoh-tokoh muda lintas agama bikin kagum, Kawan PIS. Bayangkan, mereka memberikan testimoni dan mendoakan Nahdlatul Ulama (NU). Btw, mereka hadir di acara bertajuk ‘Pemuda Lintas Agama Bicara NU’.
Acara itu dibuat untuk meramaikan peringatan Satu Abad NU. Tokoh yang hadir berasal dari Protestan, Katolik, hingga Kong Hu Chu. Pegiat muda Kong Hu Chu, Wang Ji Guo, misalnya, menyatakan terima kasih untuk NU.
Kata dia, NU melalui Gus Dur membantu warga Kong Hu Chu mendapatkan pengakuan legal dari negara. Romo Aloysius Widyawan, perwakilan Katolik, memberikan kesaksian tentang kiprah NU.
Kata dia, NU yang memberikan dukungan dalam setiap kegiatan dan kehidupan umat Katolik di Indonesia. Acara itu dibuat untuk mengapresiasi NU sekaligus mencari saripati keteladanan NU.
Untuk diterapkan lebih luas oleh berbagai kalangan masyarakat. Tahun ini NU sudah berumur 100 tahun, Kawan PIS. Sepanjang umurnya, NU sudah memberikan teladan nyata di tengah masyarakat.
NU menjaga keberlangsungan hidup dan lingkungan, merawat toleransi dan gotong royong antar kelompok. Juga membangun moderasi kehidupan beragama. Ketua Umum Pengurus Besar (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, turut hadir dalam acara itu.
Kata Gus Yahya, toleransi di Indonesia tidak boleh dianggap taken for granted atau dirasakan secara cuma-cuma. Tapi harus disadari sebagai bagian dari perjalanan panjang mencari format hidup bersama.
Dalam acara itu juga dilakukan doa bersama. Para tokoh muda lintas agama berharap NU bisa konsisten mendampingi dan menjadi soko guru bangsa. SELAMAT ULANG TAHUN, NU.


