Jakarta, PIS – Brigadir Niluh Putu Widyastuti keren banget. Biasa disapa Kak Dyas, peduli banget sama pendidikan dan mengabdikan dirinya sebagai pengajar. Dia juga membagikan peralatan sekolah kepada anak-anak dan membangun perpustakaan.
Btw, bertugas di Polsek Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Untuk menjangkau lokasi anak-anak itu, Kak Dyas harus menempuh perjalanan selama tiga jam dengan perahu kecil.
Karena lokasi itu tidak bisa dijangkau dengan perjalanan darat. Dalam proses belajar, anak-anak tidak perlu lagi membawa buku, karena perpustakaan telah menyediakannya. Saat ini, ada 50 anak yang terdaftar mengikuti kegiatan belajar di komunitas Ransel Buku yang dikelola Kak Dyas itu.
Anak-anak itu beragam usianya, mulai usia 5 tahun hingga 17 tahun. Selain mengajari anak-anak, orangtua anak-anak yang buta huruf juga ikut belajar di sana. Kak Dyas tidak setiap hari datang ke tempat itu karena dia harus membagi waktu dengan tugasnya di kepolisian.
Kak Dyas juga mengajak teman dan juniornya di kepolisian untuk terlibat. Untuk mendanai kegiatan itu, dia harus merogoh kocek pribadi. Perjuangan Kak Dyas untuk mencerdaskan masyarakat terisolir sungguh luar biasa.
Karena itu, masyarakat mengusulkannya sebagai kandidat di Hoegeng Awards 2023. Mudah-mudahan makin banyak muncul Kak Dyas lain yang peduli pada sesama. Terima kasih Brigadir Niluh Putu Widyastuti.



