Jakarta, PIS – Anggota kepolisian Polres Blora, Jawa Tengah, bikin bangga, Bestie PIS. Dia memfasilitasi pendidikan bagi anak-anak difabel. Keren banget ya! Namanya, Bripka Puguh Agung Dwi Pambuditomo.
Menurut dia, anak-anak difabel juga punya hak yang sama dengan anak-anak non-difabel, termasuk untuk mendapat pendidikan yang layak. Kepedulian Bripka Puguh berawal dari keprihatinannya.
Jadi, dia tidak melihat ada sekolah bagi anak-anak difabel di salah satu kecamatan di Blora. Kalau mau sekolah, mereka harus ke Blora yang jaraknya sekitar 35 kilometer. Apalagi kondisi ekonomi para orangtua mereka juga memprihatinkan.
Umumnya berprofesi sebagai buruh tani dan kuli. Bripka Puguh bersama temannya lalu berinisiatif mendirikan rumah belajar bagi anak-anak difabel. Dia dan temannya mendatangkan guru-guru.
Para guru itu dibayar dari uang pribadi Bripka Puguh dan temannya. Awalnya murid di rumah belajar itu hanya berjumlah 3 anak difabel. Belakangan, jumlahnya berkembang sampai 30 anak..
Masalahnya, ruang di rumah belajar itu terbatas, Bestie PIS. Kondisi itu memaksa Bripka Puguh pergi ke Dinas Pendidikan Jawa Tengah di Semarang. Dia mau meminjam unit sekolah di kecamatan itu yang sudah tidak dipakai lagi.
Usahanya berhasil, Bripka Puguh diberi izin memakai unit itu selama lima tahun. Sekarang jumlah murid mencapai 131 orang. Salah satu anak didiknya sukses jadi atlet panjat tebing.
Bripka Puguh bahkan sampai menjual kambingnya untuk biaya kejurnas anak didiknya itu di Aceh. Berkat jasanya, Bripka Puguh mendapat apresiasi dari warga Blora. Bahkan, Bripka Puguh diusulkan jadi kandidat Hoegeng Awards 2023.
Itu loh, penghargaan bergengsi untuk polisi yang berdedikasi tinggi. BRIPKA PUGUH, ANDA LUAR BIASA!



