Cindy Florencine | Ibu di Madiun Jual Ginjalnya Demi Anaknya

Published:

Jakarta, PIS – Ada kabar sedih dari Madiun, Jawa Timur. Seorang ibu bernama Anita ingin menjual ginjal demi anaknya baru-baru ini. Jadi, sebelumnya anak Anita yang duduk di bangku SMP dapat laptop pinjaman dari Pemkot Madiun.

Masalahnya, laptop itu rusak karena terjatuh. Konsekuensinya, Anita harus memperbaiki laptop pinjaman itu dengan dana pribadi. Karena panik tidak memiliki uang untuk memperbaiki laptop itu, Anita berinisiatif mengambil langkah gila.

Dia menjual ginjalnya melalui Facebook. Ada alasan lain yang menyebabkan Anita melakukan itu. Anita pernah trauma karena di masa lalu ijazahnya pernah ditahan selama 10 tahun di sekolahnya.

Karena itu, yang terlintas dipikiran Anita bagaimana dapat uang cepat supaya anaknya tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Karena viral, postingan Anita itu sampai juga kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati.

Lismawati lalu bertamu ke rumah Anita untuk membahas soal laptop itu. Lismawati tidak menyangkal memang ada peraturan jika laptop rusak atau hilang, maka harus diperbaiki atau diganti.

Peraturan itu dibuat agar penerima fasilitas merasa bertanggung jawab dan bisa menjaga laptop yang dipinjamkan. Tapi, itu juga mempertimbangkan kondisi keluarga peminjam. Untuk masyarakat kecil seperti Anita, tentu ada pengecualian.

Lismawati bilang kalau dari awal Anita berdiskusi dengan pihaknya, tentu bisa diberikan solusi-solusi lain daripada harus menjual ginjal. Dia menegaskan tidak ada statement penahanan ijazah sebelum laptop itu diganti.

Ijazahnya saja masih berupa blangko dari Dinas Pendidikan. Saat ini perbaikan laptop itu sudah ditanggung pemerintah. Anita bisa bernafas lega karena tidak perlu mengganti, apalagi sampai menjual ginjal. Solidaritas kita untuk Ibu Anita!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img