Penceramah Abdul Somad emang cupet banget ya? Masa dia menyindir Imam Masjid Nasaruddin Umar hanya gara-gara mencium kening pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus. Tak hanya, itu dia juga memposisikan Paus Fransiskus lebih rendah dari seorang pezina maupun penjudi. Di video yang diunggah akun Tiktok @fuadbakh pada Senin, 16 September lalu, terlihat Abdul Somad lagi ceramah di sebuah kajian.
Somad nanya ke jamaah dosa mana yang lebih besar: zina, judi, khamar (minum-minuman keras), narkoba, atau orang yang mengatakan Allah punya anak? Nggak lama dia nanya lagi ke jamaah. Karena nggak ada yang jawab, Somad bilang “Patutlah antum respect, karena antum gak tahu”.
“Kalau ada pezina, pejudi, peminum khamar, narkoba, sanggup antum cium tangan dan cium kepala?” tanya dia ke jamaah.
“Yang empat ini sanggup tak antum cium orang? Tidak kan? Apa lagi ini?, orang yang mengatakan Allah punya anak, Paham?” ucapnya.
Btw, maksud Somad mengatakan Allah punya anak itu adalah umat Kristen dan Katolik. Karena dalam kepercayaan Kristen dan Katolik, Yesus diyakini sebagai Anak Allah. Jadi secara tersirat, Somad ingin mengatakan adalah perbuatan terhina mencium kening Paus, karena mencium para pezina dan penjudi aja gak mungkin kita lakukan. Apalagi Paus, yang dosanya lebih besar dari seorang pezina, penjudi, dan lainnya. Begitulah kalau beragama secara sempit.
Selalu merasa paling benar, dan yang lain salah. Nggak ada respect sama sekali sama keyakinan orang lain. Kita harus tinggalkan penceramah model gitu. Kita boleh yakin dengan kebenaran agama kita, tapi kita juga harus respect sama keyakinan orang lain.
Yuk terus bangun toleransi di antara kita!


