Kenapa sih ada aja ulama yang ngelecehin ajaran agama lain? Ini misalnya terlihat dalam video dakwah Ustadz Adi Hidayat. Adi menertawakan salah satu ayat dalam Alkitab yang menceritakan pergumulan Nabi Yakub. Yang dia maksud adalah ayat dalam Kitab Kejadian 32:28. Ayat itu memang berbunyi bahwa Nabi Yakub bergumul melawan Allah dan menang. Nah kata Adi Hidayat ayat ini lucu, karena masa nabi Yakub berkelahi dengan tuhan, dan nabi yang menang? Dia juga bilang, ternyata smackdown itu bukan hanya sekarang aja, tapi sebenernya sudah ada dari dulu.
“Persoalannya, masak tuhan di smackdown sama Yakub?” ejek Adi. Yang kayak gini-gini kan sebenarnya gak pantas ya? Adi itu ulama Islam, kok pake ngomentarin ayat di Al Kitab yang tidak dia pahami Apalagi komentarnya ngasal. Seharusnya Adi belajar dulu tentang tafsir terhadap ayat itu. Ayat semua kitab suci kan memang tidak bisa ditafsirkan secara literal, melainkan juga dengan memahami pesan yang dibawa ayat itu. Misalnya dalam blogspot Kristen Menjawab, sudah ada penjelasan tentang ayat yang ditertawakan Adi.
Di situ dikatakan bahwa yang bergumul dengan nabi Yakub itu bukan Tuhan Allah, melainkan malaikat. Di Tiktok juga ada penjelasan bahwa di AlKitab, penggunaan nama Allah gak cuma merujuk kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tapi juga merujuk pada ungkapan lain. Contohnya aja, Nabi Musa AS, Yesus dan para penyampai firman juga bisa disebut sebagai Allah. Selain itu mereka yang menjadi hakim juga disebut Allah. Malaikat dan makhluk surgawi juga diperumpamakan dengan istilah Allah.
Jadi Adi Hidayat nggak bisa gitu aja bilang, Tuhan Allah dikalahkan Nabi Yakub. Blunder Adi Hidayat ini nggak perlu terjadi kalau dia hati-hati dan mau belajar lebih serius soal agama lain. Untuk mendakwahkan Islam, gak usahlah menjatuhkan agama lain apalagi sampai menertawakannya. Kalau kayak gini kan jadinya malu sendiri.
Yuk beragama dengan cerdas!


