Persaingan antara umat Islam dan umat Kristen soal War Takjil bakal makin memanas nih. Itu karena ada 2 pendeta yang ‘mengipasi’.
Pendeta pertama yang ‘mengipasi’ bernama Rony Sitorus. Dia ikut berburu takjil pada 18 Maret jam 4 sore. Di akun TikToknya @rony_Sitorus, itu dilakukannya setelah selesai pelayanan Minggu. Dia juga nge-spill takjil yang dibelinya di pinggir jalan.
“Beli gorengan dan kolak. Mantap,” kata dia.
“Takjil favorit kita semua,” tulis Rony di caption video TikTok.
Pendeta lain yang ikut ‘mengipasi’ bernama Marcel Saerang, pendeta Gereja Tiberias Indonesia. Di postingan akun TikTok @mewlon3 terlihat Marcel lagi ngasih materi kotbah yang ‘provokatif’. Dia mendorong jemaatnya memakai taktik bulus berebut takjil.
“Jam 3 mereka masih lemas, jam 3 kita sudah stand by,” kata dia mengipasi.
Pendeta itu sudah diingetin bakal ada tindakan balas dendam dari umat Islam. Dikatakan, umat bakal borong telur-telur untuk Paskah dan menggantinya dengan cokelat.
“Supaya kalian Paskah pakai Kinderjoy,” kata dia mengutip ancaman itu. Tapi nampaknya dia nggak peduli tuh. Benar kata salah satu netizen, perburuan takjil yang dilakuin umat Kristen terasa terstruktur, sistematis, dan massif. Ternyata ada arahan dari ‘kaka pembina’ toh.
Apa yang dilakuin 2 pendeta itu jelas memperuncing keadaan. Tanpa dikipasin aja perburuan takjil antara umat Islam dan umat Kristen udah sangat kompetitif. Kalo sudah begini, nggak terbayang gimana nasib hubungan umat Islam dan umat Kristen di masa depan.
Semoga umat Islam bisa menahan diri dari provokasi dan persaingan war takjil ini ya. Dan wahai umat Kristen, tunggu pembalasan kami saat Paskah nanti.
Hahahaha… Jangan terlalu serius ya, narasi ini bercanda kok.
Ramadhan 2024, Ramadhan yang seru dan asyik!


