Kok ada saja orang yang benci melihat umat Kristen beribadah ya? Sekarang beredar viral adegan pembubaran ibadah yang disebar akun tiktok Pendeta Risuli Lubis pada 19 Oktober lalu. Jemaat pendeta Risuli yang sedang beribadah di ruang terbuka tiba-tiba didatangi pria yang dengan agak terhuyung meminta penghentian ibadah. Area terbuka itu biasa disebut “Gereja Alam Tanpa Tembok”. Ibadah beralaskan terpal biru, namun jemaat yang hadir terlihat cukup banyak.
Pendeta Risuli dengan khusyuk memimpin doa dan ibadah serta mendoakan seorang bapak yang sedang sakit. Tiba-tiba datanglah seorang pria yang bicara meracau.
“Ngapain pake-pake tempat ini? Bapak enak banget pake tempat ini seenaknya? Ini tempat negara, Pak. Semua ada koordinasi” kata si pria. Pak Risuli pun berusaha menenangkan si pria dan bilang ibadah akan selesai sebentar lagi. Semula si pria terlihat nggak mau tenang.
Tapi akhirnya dia bisa dibawa pergi oleh salah satu tim pelayanan Pak Risuli. Pas si bapak mau pergi, tiba-tiba Pendeta Risuli mencium bau tak sedap dari mulut sang pria pembubar ibadah. Pendeta pun bertanya: “Mulutmu bau apa itu?” Sang pria menjawab: “Mabuk, saya mabuk…”
Apa yang terjadi ini sungguh mengherankan. Bayangkan seorang pria mabuk merasa wajib membubarkan umat Kristen beribadah yang berlangsung dengan damai. Pendeta Risuli ini adalah pendeta yang peduli pada kaum papa. Dia mendirikan Gereja Alam Tanpa Tembok tahun 2018. Pendeta Risuli mengaku sebagian besar jemaatnya bukan berasal dari orang yang percaya Tuhan. Bahkan di antara jemaatnya, ada juga yang pernah menghina Tuhan namun akhirnya bertobat. Sebagian besar ibadah berlangsung di alam terbuka karena Risuli mengaku memang mereka belum memiliki dana yang cukup untuk membangun rumah ibadah.
Yuk kita bantu Pendeta Risuli. Kalau mau bantu, bisa donasi lewat nomor bank yang tertera di bawah ini ya.
BCA 5310174400 atau BRI 096301025253539 a/n Risuli Lubis.
Semoga, pemerintah setempat bisa memfasilitasi ibadah mereka.
Solidaritas kita untuk saudara Kristen!


