Islamofobia di Jerman Meningkat akibat Konflik Israel-Hamas

Published:

Kasihan deh Muslim di Jerman. Gara-gara konflik Israel-Hamas, mereka jadi korban vandalisme di negaranya sendiri. Ini diungkap Ketua Dewan Pusat Muslim di Jerman, Aiman Mazyek. Sejak 7 Oktober 2023, katanya, tingkat Islamofobia di Jerman melonjak tinggi banget. Ini terjadi seiring konflik Israel dan Hamas yang kembali memanas. Aiman menyebut serangan itu dialami banyak komunitas muslim di Jerman, termasuk serangan ke masjid-masjid.

Melonjaknya Islamofobia saat ini, katanya, belum pernah terjadi sebelumnya. Aiman khawatir banget sama perkembangan ini. Dia ngingetin muslim di Jerman berpotensi jadi sasaran serangan, seperti yang terjadi di Vermont, Amerika Serikat. Tiga warga Palestina di Vermont diserang cuma karena pakai syal Palestina atau keffiyeh dan berbicara dalam bahasa Arab. Sekretaris jenderal kelompok Muslim Turki, Eyup Kalyon bilang ada 81 serangan terhadap muslim yang terjadi sejak awal tahun ini. Setengahnya terjadi setelah konflik Israel dan Hamas memanas.

Kalyon bilang lonjakan Islamofobia ini dipicu oleh propaganda yang dilakuin politisi sayap kanan. Didukung juga dengan liputan media yang bias atau rancu terhadap konflik Israel dan Hamas. Steffen Hebestreit, juru bicara Pemerintah Jerman, bilang serangan terhadap muslim adalah hal yang sama sekali nggak bisa diterima.

“Hampir 5 juta muslim di Jerman berhak untuk dilindungi,” katanya. Meningkatnya rasisme anti-muslim di tengah meningkatnya konflik Israel-Hamas di Gaza sudah diperingatkan oleh salah satu LSM berbasis di Berlin.

“Kita semua harus khawatirkan dan perlu ditanggapi dengan serius,” kata Rima Hanano, ketua Aliansi Melawan Islamofobia dan Kebencian Anti-Muslim (CLAIM).

Kebencian berbasis agama yang terjadi di Jerman nggak bisa dibenarkan. Untungnya Pemerintah Jerman dan kelompok sipil di Jerman nggak tinggal diam. Mereka berani pasang badan menegakkan konstitusi Jerman dan nilai-nilai kemanusiaan. Kita berharap warga Jerman yang tercerahkan nggak tersulut dan terprovokasi hanya karena konflik yang terjadi di negara lain. Sebaliknya, mereka justru mendukung solusi damai antara Israel-Palestina.

Stop Islamofobia, sebarkan perdamaian!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img