Artis Ivan Gunawan alias Igun ditegur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) nih guys. KPI menegur Igun karena sebagai host program Brownis Trans TV dia berdandan dan berperilaku seolah seperti perempuan. Teguran KPI merujuk pada episode spesial ulang tahun ke-6 Brownis yang tayang akhir Oktober 2023 lalu. KPI nganggep style-nya Igun cewek banget. Terlihat di episode itu, Igun yang juga seorang desainer pake setelan serba hitam.
Dia pake jaket dan celana panjang model cutbray atau lebar di bagian bawah. Semuanya dilapisi sequin atau payet sehingga menciptakan efek mengkilap ketika terpantul cahaya. Efek glamor makin kental berkat dekorasi bulu yang menghiasi bagian bahu blazer. Dia juga pake sepatu emas yang kelihatan seperti wedges. Igun juga pake aksesoris mahkota di kepalanya sebagai lambang kesuksesannya di dunia Internasional.
Inilah yang menurut KPI tampilan Igun terkesan “feminim”. Penampilan Igun dinilai melanggar etika dan norma yang berlaku di masyarakat. Igun yang tahu ditegur langsung sewot dan nggak terima. Igun ngerasa KPI sama sekali nggak ngerti style 1960 an. Kebetulan, pesta ulang tahun Brownis itu bertema pesta “back to 60’s”.
Nah, menurut Igun, style tahun 60an ya seperti yang dipake para host, termasuk dirinya. Igun kemudian bagiin video klarifikasi soal gayanya yang jadi sorotan. Bersamaan dengan video itu, dia juga share tiga foto yang tampilin gaya laki-laki di era 60-an. Dari foto itu terlihat celana model cutbray dengan potongan lebar di bagian bawahnya. Lalu, ada jenis sepatu boots yang populer di era tahun 60-an yang jadi tema ulang tahun program televisi yang dibawakannya.
Bahkan buntut dari teguran itu Igun bikin statement soal capres-cawapres loh. Dia berharap Presiden Indonesia terpilih nanti memberi ruang gerak leluasa bagi orang dengan karakter seperti dirinya. Hal ini dia harapkan bisa memajukan dunia seni Tanah Air.
Hmmm.. Dari penjelasan Igun itu, KPI jadi terkesan kurang riset ya. Efeknya, tegoran KPI nampak nggak punya taji. KPI, ayo kerja!


