Tahu Coki Pardede kan? Komika yang viral karena dark jokes itu jadi sorotan lagi. Ini berawal dari video lama Majelis Lucu Indonesia (MLI).
Di konten itu ada 3 komika MLI yang tampil: Coki, Tretan Muslim, dan Adriano Qalbi. Adriano lalu bacain pertanyaan jokes dari salah satu netizen ke Tretan dan Coki.
“Apa prank terparah di muka bumi ini?” kata Adriano bacain pertanyaan itu. Coki dan Tretan menjawab nggak tau. Nggak lama, Adriano ikut menjawab pertanyaan itu, “Nyuruh sembelih anaknya, tapi nggak jadi”. Coki langsung meresponsnya dengan tertawa ngakak, sedangkan Tretan cuma diem.
Sebagian netizen langsung naik pitam begitu mendengar jokes itu. Mereka nganggep jokes itu menyindir Nabi Ibrahim AS. Asal tahu aja, dalam ajaran Islam, ibadah kurban berangkat dari kisah Nabi Ibrahim yang diuji Allah untuk mengorbankan anaknya, Nabi Ismail AS. Bagi netizen yang marah, jokes itu langsung dikecam.
Ada yang bilang, jadiin agama sebagai bahan jokes itu sama sekali nggak cerdas, minim kreativitas, dan kehabisan ide buat nyajiin jokes berkualitas. Yang lain minta Coki cs berhenti jadiin agama sebagai bahan lawakan. Yang lain lagi ngenyek kalo Coki cs nggak bikin konten ngelawak soal agama, nggak makan.
Tapii, nggak sedikit netizen yang membela tiga komika itu. Memang jokes-jokes Coki cs sering bikin merah sebagian telinga yang mendengarnya. Kita perlu berempati dengan orang yang tersinggung karena jokes Coki cs. Tapi, anggapan kalo agama nggak boleh dijadiin bahan jokes itu pernyataan yang ahistoris.
Asal tahu aja, almarhum Gus Dur itu sosok yang sering jadiin agama sebagai bahan jokesnya. Jokes almarhum Gus Dur sampai ada yang mengumpulkan dan membukukannya. Kata Gus Miftah, masa ketika almarhum Gus Dur biasa guyon soal agama adalah masa yang paling dia rindukan. Nggak seperti belakangan ini, ketika segala hal yang dianggap menyinggung, apalagi terkait agama, langsung dituding penistaan.
Gimana pendapat kamu soal ini? Komen di bawah ya!



