Konyol! Gubernur NTT Perintahkan SMA Sudah Masuk Jam Lima Pagi

Published:

Jakarta, PIS – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, aneh banget, Kawan PIS. Masa dia bikin kebijakan jam masuk SMA dan SMK di NTT dimulai dari jam 5 pagi Menurutnya, itu langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di NTT.

Kebijakan yang sudah efektif sejak Senin kemarin itu dapat penolakan dari banyak pihak, Bestie PIS. DPRD NTT, misalnya, minta kebijakan itu segera dicabut. Warga pun menolak kebijakan konyol itu.

Itu dianggap sama aja bikin kacau jadwal di dalam keluarga para siswa. Bayangin Kawan PIS. Kalo masuk sekolah jam 5 pagi, itu artinya para siswa harus udah bangun jam 4. Nah, orangtuanya pasti bakal bangun lebih awal lagi.

Untuk menyiapkan sarapan dan memastikan seluruh kebutuhan sekolah anaknya. Itu belum menimbang proses berangkat ke sekolah. Padahal sebagian anak mengandalkan angkutan umum untuk berangkat sekolah. 

Masalahnya, angkutan umum belum beroperasi di pagi buta. Dengan kata lain, siswa harus berangkat dengan menggunakan transportasi lain. Misalnya menyewa ojek atau menyewa mobil.

Selain ribet, itu jelas tidak ekonomis dan membebani, terutama dari keluarga yang penghasilannya pas-pasan. Itu baru kesulitan yang dialami siswa yang tinggal di Kupang, Ibukota NTT, dengan sarana-prasarana yang cukup memadai. 

Bayangin, bagaimana dengan siswa yang tinggal di pedesaan. Hal yang lain, kebijakan itu akan mengganggu waktu istirahat siswa. Itu bisa berdampak pada kesehatan tubuh dan pertumbuhan otak mereka.

Boro-boro berprestasi, mereka justru akan mudah lelah dan mudah marah. Mudah-mudahan kebijakan kepala daerah dari Nasdem itu segera dibatalkan. STOP BEBANI ANAK-ANAK DENGAN KEBIJAKAN KONYOL!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img