Akibat khotbahnya yang membandingkan zakat dan perpuluhan Pendeta Gilbert Lumoindong dilaporkan polisi. Setidaknya sudah ada dua laporan yang sudah masuk ke polisi. Yang terakhir dilakukan oleh Kongres Pemuda Indonesia (KPI). Mereka menuduh pendeta Gilbert telah melakukan penistaan agama.
Padahal pendeta Gilbert sudah beberapa kali menyampaikan permintaan maafnya. Sampai mendatangi MUI, PBNU dan Ketua Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla. Mirisnya, polisi menyampaikan akan menindak lanjuti laporan itu.
Tapi, perlakuan berbeda dilakukan terhadap penceramah Abdul Somad. Kita ingatkan, Abdul Somad pernah melakukan ujaran kebencian kepada umat Kristen. Saat itu dia bilang, kalau di salib ada jin kafir yang masuk lewat patung Yesus dan Bunda Maria. Saat dipermasalahkan, Somad pun tidak mau meminta maaf. Pun, ketika pemuda Kristen melaporkannya ke polisi, polisi menolak laporan itu.
Miris ya diskriminasi tetap berlangsung! Stop diskriminasi!



