Kamu ikut nonton konser Coldplay di GBK kemarin? Kalo iya, sudah balikin gelang yang dipinjemin selama konser belum? Kalo belum, tolong balikin ya….
Nah, jadi, sebelum konser Coldplay berlangsung, penonton dipinjamin gelang bernama Xyloband. Gelang Xyloband itu unik karena bisa menyala mengeluarkan beragam warna dan tersinkronisasi dengan suara musik di konser itu. Gelang ini dipinjamin ke penonton setelah mereka nukarin tiket fisik saat masuk ke dalam kawasan konser. Aturan yang berlaku, gelang itu harus dibalikin setelah konser selesai atau saat penonton meninggalkan kawasan konser.
Masalahnya, gelang itu banyak yang nggak dibalikin. Rasio pengembalian gelang Xyloband di konser Coldplay Jakarta cuma sebesar 52%. Artinya, hampir dari setengah penonton nggak patuh aturan. Kalau dibilang nggak sengaja, itu sih alibi aja. Soalnya di setiap gelang itu ada tulisan ‘Please return after the show’. Mereka juga dikasih tahu yang balikin gelang bakal dapet insentif berupa tumblr.
Bahkan di videotron di venue juga ditampilin urutan-urutan negara yang tertib balikin gelang itu. Di situ tertulis negara seperti Jepang, Denmark, Argentina, dan Taiwan. Masing-masing negara itu rasio pengembalian gelang xyloband di atas 93% loh! Itu artinya, rasio pengembalian gelang Xyloband di konser Coldplay Jakarta yang cuma 52%, relatif rendah. Yang ngeselin, nggak sedikit penonton yang nggak balikin gelang itu malah pamerin gelang itu di media sosial. Malah, ada yang berencana menjualnya. Sinting, kan!
Promotor konser Coldplay klarifikasi bahwa rasio pengembalian sebenarnya mencapai 77%. Tapi kan tetap saja, dengan angka segitu, Indonesia lebih rendah dibanding Jepang, Denmark, Argentina, dan Taiwan. Gimana kalau gara-gara ini, musisi besar dari luar negeri jadi berpikir ulang konser di Indonesia? Kita sendiri yang rugi. Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua untuk patuh terhadap aturan.
Yuk, jadi penonton konser yang asyik dan patuh!


