Nggak Mau Lapor Bawaslu, Kok Anies Malah Menggiring Opini?

Published:

Tim Nasional (Timnas) pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar akhirnya memutuskan tidak melanjutkan kasus berhenti tayangnya iklan Capres mereka di videotron. Mereka membatalkan niat untuk melaporkannya ke Bawaslu. Hal ini disampaikan oleh Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus. Syaugi bilang, iklan di videotron itu berasal dari sukarelawan dan relawan. Mereka gak ngerti bagaimana bentuk kerjasamanya, maupun penyebab diberhentikannya iklan videotron itu. Sehingga tidak relevan kalau mereka mengadukannya.

Hmmm ini kontras banget ya dengan pernyataan sebelumnya yang bilang mereka akan melaporkannya ke Bawaslu. Tidak hanya itu, mereka juga menarasikan seolah pemberhentiaan iklan videotron itu karena intervensi kekuasaan. Aniesnya sendiri sampai menyebut bahwa itu adalah ujian demokrasi.

“Kalau tidak siap menghormati (pilihan) yang berbeda, maka dia tidak siap berdemokrasi,” ucapnya. Presidium Perhimpunan Aktivis 98, Agung Nugroho yang merupakan pendukung Anies juga ikut mendramatisasi peristiwa itu. Dia bahkan sampai menyebut itu adalah upaya untuk menghalangi Anies dalam berkampanye. Dan menurutnya itu adalah bukti kegagalan demokrasi di Indonesia. Hmm narasinya pada jahat banget ya. Tidak punya bukti tapi, sudah menuduh macem-macem.

Ayolah kita tinggalkan cara berpolitik seperti itu. Mending sampaikan program terbaiknya, jangan panas-panasin masyarakat dengan narasi-narasi bernuansa tuduhan.

Yuk berkampanye dengan riang gembira tanpa menggiring isu miring!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img