Pemerintah pusat keren banget. Bayangin, Pemerintah pusat bakal memfasilitasi umat Kristen yang mau melakukan misa Natal tapi nggak punya gereja. Umat Kristen yang nggak punya gereja bisa pakai kantor Kementerian Agama (Kemenag) sebagai gantinya. Dengan begitu, diharapkan umat Kristen bisa ngerayain Natal dengan nyaman, aman, dan lancar.
Ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Muhadjir bilang kebijakan ini adalah hasil evaluasi dari Natal tahun sebelumnya. Pemerintah, katanya, berkomitmen terus memperbaiki pelayanan keagamaan untuk semua pemeluk agama. Aturan ini, katanya, sudah sesuai dengan instruksi Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang minta agar kantor Kemenag bisa digunakan buat merayakan Natal.
Dengan begitu, maka penolakan dan intimidasi warga bisa diantisipasi. Sehingga permasalahan-permasalahan yang muncul pada Natal tahun lalu diharapkan nggak terulang pada tahun ini. Muhadjir juga bilang saat ini Kemenang dan Kementerian Dalam Negeri sudah punya data mengenai umat Kristen di lokasi mana yang belum memiliki gereja. Nantinya, mereka akan diberikan fasilitas oleh pemerintah daerah setempat.
Sebagian umat Kristen masih sulit melakukan misa Natal di Indonesia. Salah satu penyebabnya karena umat Kristen nggak punya gereja. Sebagai gantinya, mereka melakukan misa Natal di rumah jemaat. Masalahnya, ada aja kelompok intoleran yang menolak dan mengintimidasi. Kelompok intoleran kerap menggunakan alasan perizinan sebagai senjata penolakan. Ini seperti yang dialami umat Kristen di Cilebut, Kabupaten Bogor tahun lalu.
Sejumlah jemaat menggelar misa Natal di perumahan karena nggak punya gereja. Sempat terjadi ketegangan antara jemaat misa Natal dengan kelompok yang menolak kegiatan itu. Untungnya polisi segera turun tangan untuk menjaga misa Natal. Ada juga kisah umat Kristen di Cilegon yang melakukan misa Natal bukan di gereja.
Alhamdulliah, kegiatan itu dijaga oleh aparat kepolisian. Semoga langkah pemerintah pusat ini benar-benar bisa jadi solusi buat saudara-saudara kita ya. Dan semoga kecerian Natal makin benar-benar dirasakan semua saudara-saudara kita umat Kristen.
Yuk, ciptakan suasana Natal yang penuh damai dan kebahagiaan.


