Pindah Agama Katolik Nggak Segampang Itu

Published:

Pindah agama ke Katolik itu nggak segampang yang dibayangin banyak orang. Cuma karena dipercikin air dengan doa tertentu, orang itu ‘auto log-out’ dan masuk Katolik. Pindah agama Katolik tuh prosesnya panjang banget. Bisa makan waktu berbulan-bulan, bahkan setahun lebih. Ini disampaikan kreator TikTok @adanorebornkomedikatolik pada 28 April lalu.

Dengan gaya komedi dalam kontennya, dia ngasih tau masuk Kristen atau Katolik nggak segampang itu. “Anda pikir masuk Kristen segampang itu? Tentu tidak,” katanya. “Coba anda tanya pada ribuan orang yang pada malam Paskah kemarin memilih diri untuk dibaptis,” lanjutnya. “Tanya ke mereka berapa lama mereka belajar,” tambahnya. Dia juga tekanin, siapa aja yang mau masuk Katolik itu diajarin untuk nggak benci agama lamanya. Dia juga harus sadar sepenuhnya saat ucap janji baptis. Mereka harus memahami dan menghayatinya. “Itu pindah agama yang benar,” katanya.

Video ini direpost akun Instagram @gerejakatolikindonesia pada 12 Mei lalu. Captionnya begini. “Menjadi Katolik memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan proses persiapan yang panjang, baik secara intelektual, spiritual, maupun emosional”. Video itu sudah ditonton lebih dari 88 ribu kali. “Saya 2 th belajar… 1 th ga lulus. Bangga kn ga lulus. Ya artinya dipersiapkan sungguh2 bukan ASAAALL MASUK,” komen seorang netizen. “… Puji Tuhan sy lulus dan dgn sadar mengucapkan janji baptis, hidup Kudus dan berkenan dihadapan Allah. Meskipun perjalanan yg sangat berat.. ,” tulis lainnya.

Buat yang belum tau, tahapan buat masuk agama Katolik itu puaanjangg. Pertama, masa Pra-Katekumenat. Ini tahap awal buat calon yang mau mengenal iman Katolik. Dalam tahapan ini, dia belum terikat secara resmi. Lebih ke pengenalan dulu dan orientasi dasar. Calon ini namanya simpatisan atau pencari. Tahapan kedua, masa Katekumenat. Calon yang udah resmi bakal jadi katekumen atau peserta program katekisasi. Di masa ini, calon mendapat pembinaan iman lebih mendalam. Mulai dari kitab suci, tradisi gereja, sakramen, doa dan liturgi. Calon dibimbing sama tim katekis atau pengajar dan pendamping. Calon dikenalkan pada kehidupan menggereja dan komunitas umat.

Lama masa Katekumenat bervariasi. Bisa 6 bulan, bahkan sampai 2 tahun. Tergantung kesiapan calon. Tahapan ketiga, masa Pemurnian dan Penerangan. Biasanya dilakuinnya sebelum Paskah. Calon disiapin secara rohani lewat retreat, pengakuan iman, dan doa intensif. Mereka juga menjalani beberapa ritus seperti Pemilihan (Rite of Election) dan Penyerahan Simbol Iman (Credo, Doa Bapa Kami). Tahapan keempat, penerimaan sakramen inisiasi. Biasanya dilakuin saat malam Paskah. Calon menerima 3 sakramen inisiasi. Juga, Baptis buat yang belum pernah dibaptis. Terus, Krisma, penguatan oleh roh kudus. Dan, Ekaristi, komuni pertama. Baru setelah itu, calon resmi jadi anggota penuh Gereja Katolik.

Tahapan terakhir, masa Mistagogi. Pendalaman iman pasca baptis yang dilakukan setelah Paskah. Panjang, kan? Jadi, masuk Katolik itu nggak bisa instan. Se-instan bikin akun medsos. Beberapa menit langsung jadi. Tahapan panjang ini juga berlaku dalam Protestan. Ada kelas, bimbingan, dan evaluasi. Ini penting disampaikan supaya kita nggak usah parno lagi sama isu Kristenisasi. Itu isu yang sering dihembuskan sama mereka yang bermental inferior dan intoleran.

Masyarakat yang dapat pembagian bantuan, hadiah, atau kegiatan sosial dari lembaga keagamaan Protestan atau Katolik, toh nggak langsung pindah agama. Masyarakat yang dibantu pun nggak disuruh pindah agama. Banyak kegiatan sosial dari lembaga keagamaan Protestan atau Katolik itu murni bentuk kasih kepada sesama. Dan bantuan sosial yang diberikan itu sifatnya sukarela, tanpa paksaan. Artinya, masyarakat berhak menolak jika nggak berkenan. Tapi, masyarakat nggak berhak menghalangi pembagian bantuan sosial itu.

Pindah agama itu keputusan besar. Harus dilakukan secara sadar, dewasa, dan nggak bisa dipaksa. Daripada parno sama isu Kristenisasi yang nggak jelas sumbernya, mending kuatin iman masing-masing dan rawat toleransi. Yuk, kita saling berlomba-lomba dalam kebaikan!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img