Romo Magnis: Terima Hasil Pemilu Adalah Bagian dari Etika Demokrasi

Published:

Alhamdulillah, Pemilu 2024 sudah selesai dan berjalan damai dan lancar ya! Dari hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei sementara, dipastikan cuma ada 1 putaran. Pasangan No.2 Prabowo-Gibran mendapat suara terbanyak, sekitar 57 persen. Posisi kedua ditempati pasangan Anies-Muhaimin sekitar 25 persen. Dan terakhir pasangan Ganjar-Mahfud sekitar 17 persen.

Meskipun Pemilu berjalan damai, tapi sebagian pendukung yang kalah masih ada yang belum puas. Karena itu, dalam situasi yang agak memanas ini, Romo Franz Magnis Suseno mengajak masyarakat untuk nerima hasil pemilu. Romo Magnis bilang itu bagian dari etika demokrasi. Dia juga menekankan pentingnya sikap mengakui kemenangan lawan politik tanpa memusuhi pihak yang menang. Romo juga bilang sikap kritis tanpa bersikap negatif itu sangat penting. Katanya, meskipun pilihan kita tidak selalu menang, kita harus tetap mendukungnya demi kemajuan bangsa. Begitu juga bagi paslon yang menang, Romo minta menggunakan kekuasaan tersebut untuk kemajuan bangsa.

Romo Magnis bilang hasil quick count bisa memberikan gambaran awal yang cukup akurat kalau Pemilu berlangsung secara transparan dan jujur. Pemilu 2024 tahun ini, emang rame banget soal isu Etika. Salah satunya yang jadi pembicaraan adalah pencalonan Gibran. Sebagian menuding ada pelanggaran etika. Belum lagi tudingan kalau presiden Jokowi juga ikut cawe-cawe. Tapi, tudingan-tudingan itu sama sekali belum bisa dibuktikan.

Syukurlah Pemilu tahun ini berjalan dengan damai dan aman. Kita tinggal nunggu waktu pengumuman resmi dari KPU siapa pemenang Pilpres 2024 ini. Apapun hasilnya, sebagai masyarakat yang punya etika, kita harus nerima dengan legowo. Karena itu bagian dari Etika Demokrasi, seperti kata Romo Magnis.

Yuk, kita terus jaga persatuan!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img