Di tengah tekanan karena terancam dipenjara atas tuduhan ijazah palsu Pak Jokowi, Roy Suryo lagi kegirangan. Gara-gara grup musik Slank meluncurkan lagu terbaru mereka yang berjudul Republik Fufufafa. Roy Suryo mengklaim lagu itu senada dengan suara yang selama ini dia sampaikan. Saking girangnya, dia sampai bikin video untuk menyampaikan pendapatnya tentang lagu itu. Video itupun diposting oleh akun Instagram @forumkeadilantv.
Di video itu Roy bilang kalau dirinya ingin memberi dukungan dan apresiasi terhadap grup Slank setelah grup itu meluncurkan lagu yang berjudul Republik Fufufafa, di ulang tahunnya ke 42 yang jatuh pada 26 Desember 2025. Menurut Roy lagu itu sangat bagus sekali, karena di lagu itu terdapat kata-kata sakau kuasa, sakau narkoba dan sakau berjudi. Kata Roy, lagu itu jelas sekali ditujukan untuk siapa. “Karena kita tahu semua Fufufafa itu siapa, yaitu orang yang tidak punya ijazah SMA,” tegasnya. “Luar biasa, Slank sudah kembali ke akal warasnya,” tegasnya lagi.
Setelah mengatakan itu, Roy lantas mengajak masyarakat untuk menggunakan akal warasnya, untuk memakzulkan Fufufafa. “Mari di tahun 2026 ini kita gunakan akal waras kita untuk memakzulkan Fufufafa,” serunya. Dalam video ini walaupun dia tidak menyebut nama, jelas yang dia maksud Fufufafa itu adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Karena memang selama ini dia selalu menyebut 99,9 persen Fufufafa itu adalah Gibran.
Pertanyaannya, apakah Slank menganggap Fufufafa itu Wapres Gibran? Tidak jelas. Lagu yang dibuat Slank kan sebenarnya kritik moral buat siapa saja tanpa menyebut pada sosok tertentu. Kalau Roy tahu diri, bisa saja lagu itu juga sebenarnya sedang menyindir dirinya juga. Di lirik berikutnya Slank juga menyebut Fufufafa adalah orang-orang yang sok tahu. Perilaku itulah yang saat ini Roy dan teman-temannya lakukan terkait ijazah Pak Jokowi.
Bayangkan dia menuduh ijazah Pak Jokowi palsu tanpa pernah melihat ijazah asli Pak Jokowi. Tuduhan itu hanya berdasar fotocopy ijazah Pak Jokowi yang beredar di media sosial. Sudah gitu klaim atas kesimpulannya sangat bombastis. Dia yakin 99,9 persen pasti palsu. Rekan sejawatnya Rismon Sianipar bahkan menyebut semiliar persen ijazah Pak Jokowi adalah palsu. Jelas perilaku itu adalah perilaku orang-orang yang sok tahu.
Dia tunjukkan juga terkait tuduhan Fufufafa itu adalah Wapres Gibran. Tuduhan itu dia lontarkan tanpa fakta-fakta yang valid. Perilaku itu terlihat juga saat Roy menuduh pengemudi ojek online yang menemui Wapres Gibran bukanlah ojek online beneran, tapi adalah kader-kader partai tertentu hanya karena para ojek online itu berpakain rapi dan salah satu menggunakan istilah-istilah akademis saat diwawancara. Pada kenyataannya benar mereka adalah para ojek online. Jadi jelas, Anda sok tahu Pak Roy. Jadi Anda sedang disindir oleh lagu Slank. Tahu dirilah Pak Roy!


