Viral Video Pendukung Anies Bawa Surga-Neraka untuk Cari Dukungan

Published:

Kampanye politik yang bawa-bawa agama masih terus dimainin menjelang Pilpres 2024. Itu, misalnya, terlihat dari video yang beredar di media sosial belakangan ini. Dalam video itu terlihat laki-laki berkacamata, berkumis, dan berjenggot yang sudah memutih. Dia mengaku pendukung capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Dia juga ngaku habib dan utusan dari Arab Saudi. Dia minta masyarakat bersatu menangin Anies di Pilpres 2024. Kalau Anies menang di Pilpres 2024, katanya, maka kita akan jadi pahlawan dan masuk surga. Sebaliknya, orang yang nggak dukung Anies akan terkutuk dan masuk neraka Jahanam, katanya.

Karena itu, dia minta masyarakat all out menangin Anies. Dia juga minta elite politik untuk beralih mendukung Anies. Video kakek yang nggak diketahui namanya itu langsung viral dan memicu reaksi dari netizen.

“Emang pendukungnya pak Anies ini lucu-lucu ya,” kata salah satu netizen. Banyak netizen yang ragu sama kakek ini karena tampangnya nggak meyakinkan. Sejauh ini belum ada respons dari kubu Anies soal video kakek itu. Penting bagi kita untuk mengetahui apakah kakek dalam video itu benar-benar pendukung Anies atau bukan. Anyway, politisasi agama, terutama jelang pilpres dan pilkada, sering kita temuin. Ini bukan fenomena khas Indonesia aja, tapi juga di berbagai negara. Dalam politisasi agama, agama dipandang sekedar alat untuk memanipulasi opini publik. Sehingga, di satu sisi, agama nampak sebagai alat untuk menggalang dukungan suara bagi tokoh tertentu. Sementara di sisi lain, agama nampak sebagai alat untuk menjatuhkan tokoh lain yang berkompetisi.

Politisasi agama jelas berbahaya. Pemilih digiring supaya nggak bisa menentukan calon pemimpinnya secara rasional. Politisasi agama juga menciptakan ketegangan sosial dan mengancam stabilitas keamanan. Politisasi agama pernah terjadi di Indonesia ketika Pilkada DKI 2017 dan Pilpres 2019.

Yuk, jadi pemilih yang rasional dan cerdas!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img