YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob lagi kena masalah besar. Saat live streaming di akun media sosialnya, dia tiba-tiba ngucap kata-kata rasis. Dia terang-terangan menghina suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking. “Viking an**. Anj* viking anj*. Bonek Viking sama aja, tapi yang anj** cuma Viking,” katanya. Ucapannya nggak berhenti sampai di situ. Resbob bahkan bawa-bawa suku Sunda sebagai bahan hinaan. “Semua orang Sunda anj***,” begitu dia ngomong.
Nggak heran netizen langsung murka. Terutama Bobotoh, Viking, dan masyarakat Jawa Barat yang merasa diserang. Sampai ada netizen yang nantang Resbob duel di atas ring. Artis dan komedian Sule juga ikut geram. Menurut Sule, ucapan Resbob sudah lewat batas dan nggak bisa ditoleransi. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, juga ikut buka suara. Dia minta polisi bergerak cepat memproses dan menangkap pemilik akun Resbob.
Bahkan, adik kandung Resbob sendiri, Bigmo, ikut komentar. YouTuber gaming papan atas itu tegas menolak ucapan kakaknya. “Gue sangat nggak setuju, gue cinta bola, semua ras dan semuanya,” kata Bigmo. Karena itu, dia minta Resbob bertanggung jawab dan berubah. Gara-gara ucapannya, Resbob akhirnya resmi dilaporkan ke polisi. Advokat Bobotoh Persib, Rd H. Piar Pratama bilang kasusnya sudah naik ke tahap penyelidikan. Lewat akun IG-nya, Piar bilang dia sudah dimintai keterangan sebagai pelapor oleh Satreskrim Resta Bandung Unit Tipidter.
Setelah videonya viral dan banjir kecaman, Resbob akhirnya minta maaf. Dia bilang semua itu keluar di luar kesadarannya dan murni kecelakaan. Bahkan dia sendiri ngaku kaget kata-kata itu keluar dari mulutnya. “Mustahil buat saya ngomong begitu, apalagi soal suku Sunda,” ujarnya. Dia juga cerita sejak umur 2 tahun dibesarkan oleh ibu sambung berdarah Sunda.
Tapi bagi netizen, permintaan maaf saja jelas nggak cukup. Apalagi ini bukan kali pertama Resbob bikin masalah hukum. Sebelumnya, dia dilaporkan oleh Azizah Salsha, mantan istri pemain Timnas Pratama Arhan. Azizah juga anak dari Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade. Resbob menuduh Azizah berselingkuh saat masih menjadi istri Arhan. Tuduhan itu bikin Resbob dilaporkan ke Bareskrim Polri soal dugaan pencemaran nama baik.
Karena itu banyak netizen yang minta hukum harus ditegakkan supaya ada efek jera. Biar kejadian kayak gini nggak kejadian lagi di masa depan. Intinya, masalah ini bukan sekadar “khilaf” atau “kecelakaan ngomong”. Sebagai konten kreator, Resbob harus tahu batas jelas antara hiburan dan ujaran kebencian. Ucapan rasis, menghina suku, atau memancing permusuhan bukan hal receh. Yang bahaya tuh kalau muncul mindset bahwa hina-hinaan itu bisa jadi konten. Padahal banyak kreator bisa lucu, kreatif, dan menarik tanpa menjatuhkan kelompok tertentu. Jadi bikin konten itu bukan cuma soal views, tapi soal moral, otak, dan akal sehat. Karena itu wajar kalau publik marah dan menuntut proses hukum yang tegas. Yuk, sama-sama lawan rasisme dan jaga ruang digital tetap sehat!



