Sekjen PDIP Sebar Hoax Pak Jokowi Intimidasi Pejabat Kepala Daerah

Published:

Kayaknya Pak Hasto Kristiyanto harus lebih hati-hati. Dia kan Sekjen partai politik terbesar, jadi ucapan yang keluar dari dirinya bisa punya efek luar biasa. Ramai diberitakan, dia menyebarkan rekaman bahwa Presiden Joko Widodo melakukan intimidasi kepada para pejabat kepala daerah dengan memperalat KPK, Polri, dan Kejaksaan, sebagai alatnya. Rekaman itu diperdengarkan Hasto di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Sabtu, 17 Agustus lalu.

Dalam rekaman itu Jokowi terdengar bilang akan menggigit pejabat yang masih main-main lewat KPK, lewat Polri, lewat Kejaksaan. Jokowi juga terdengar bilang, “akan saya bisikin aja, di sana ada yang main-main”. Nah menurut Hasto, intimidasi semacam itu berbahaya bagi demokrasi.

Pertanyaannya: benarkah Presiden melakukan ancaman itu? Belakangan ketahuan bahwa yang ada dalam rekaman itu memang suara Jokowi pada sebuah acara di November 2019, di awal periode 2 pemerintahannya. Tapi dia bukan sedang mengintimidasi para pejabat itu. Yang terdengar dalam rekaman itu adalah penggalan pernyataan yang sudah dipotong-potong yang menimbulkan salah persepsi. Jokowi itu sedang mengingatkan siapapun pihak yang mau bermain-main dengan hukum, harus siap-siap digigit pemerintah yang akan menggunakan KPK, Polri, dan Kejaksaaan untuk menegakkan hukum

Jadi enggak bisa dong disebut mengancam demokrasi. Tuduhan Hasto ini juga sudah dibantah sama pihak Istana, melalui Koordinator Stafsus Presiden Ari Dwipayana. Ari bilang, konteks ucapan Presiden itu adalah untuk memastikan tidak ada pihak yang menghalangi agenda besar pemerintah selama 5 tahun ke depan. Dan ini semua demi kepentingan bangsa, kata Ari. Kalau udah begini kan yang jadi banyak diserang ya malah Hasto dan PDIP.

Jadi lain kali, lebih hati-hati ya. Kita lawan Hoax, kita dukung kejujuran!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img