Lampung Kota Idaman Para Teroris

Published:

Jakarta, PIS – Pengakuan mengejutkan disampaikan oleh Ketua MUI Lampung Moh Mukri. Menurutnya, Lampung kini telah menjadi destinasi wisata teroris! Mukri menyampaikan itu setelah mengetahui pelaku penembakan di kantor MUI berasal dari Lampung.

Menurut Mukri, Lampung saat ini sangat digemari para teroris untuk jadi tempat pelarian. Karena itu dia meminta agar MUI Lampung, Pemda dan Kepolisian untuk terus melakukan sinergi memberi perhatian terkait itu.

Pernyataan Mukri bukan tanpa bukti. Belakangan, di Lampung beberapa kali terjadi penangkapan pelaku terorisme. Pada 2020 lalu, Zulkarnaen ditangkap di Lampung setelah buron selama 18 tahun.

Ada juga Upik Lawanga alias Taufik Bulaga, teroris perakit bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton dll. Dia juga ditangkap di Lampung pada 2020 setelah buron 14 tahun. Keduanya disembunyikan oleh generasi muda Jamaah Islamiyah di Lampung. 

Pada April tahun ini, terjadi baku tembak antara Densus 88 dengan teroris di Lampung. Sejumlah teroris ditangkap dan lainnya tewas. Menurut pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan, para teroris menganggap Lampung sebagai lokasi strategis untuk persembunyian. 

Ken bilang Lampung adalah miniatur Indonesia, semua suku ada di sana dan masyarakatnya dikenal individual. Karena itu, katanya, Lampung menjadi tempat yang aman bagi teroris. 

Semoga Pemerintah Indonesia terus bekerja keras untuk memerangi terorisme. Masyarakat, khususnya di Lampung semakin sadar tentang bahaya terorisme. YUK LAWAN TERORISME!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img