Beredar Hoaks Pak Jokowi Pemilik Kapal Pengangkut Nikel dari Raja Ampat

Published:

Teori-teori cocoklogi pembenci Pak Jokowi emang nggak ada habisnya ya. Mereka kini menuduh kalau kapal-kapal pengangkut tambang nikel di Raja Ampat adalah milik Pak Jokowi. Contohnya dilakukan oleh akun Tiktok @witrriana&yans. Pada Juni lalu akun ini memposting video kapal bertuliskan JKW Mahakam dan Dewi Iriana. Di captionnya dia menulis: “Kapal pengangkut nikel bertuliskan Jokowi Mahakam dan Iriana, adili Jokowi dan keluarganya”.

Media sekelas Tempo juga bikin status di FB soal kapal JKW dan Iriana, yang bikin makin rame. Isi statusnya “Nama Kapal Dewi Iriana dan JKW Mahakam jadi sorotan karena mengangkut nikel dari Raja Ampat”. Sontak status itu mengundang banyak komentar yang menyudutkan Pak Jokowi. “Mestinya diusut. Pasti ada peran Jokowi disitu,” tulis seorang netizen. “Jangan-jangan harta Jokowi disamarkan sehingga sampai sekarang dia masih sangat kuat modalnya untuk mengundang orang,” komentar lainnya. “10 tahun berkuasa tentu harta dari KKN kemudian bisnis money laundry di berbagai bidang dan hartanya terus berkembang menjadi puluhan T,” tambah netizen lain. “Saatnya para aktivis dan politisi untuk bergerak,” tulis seorang netizen. “Semua data pasti ada di kementrian, Pak Wo tinggal buka saja, tidak hanya omon-omon berantas korupsi tapi, memelihara koruptor,” tulis netizen lain. Btw, tambang di Raja Ampat memang lagi jadi sorotan, karena dianggap tambang nikel itu merusak lingkungan Raja Ampat. Tagar #SaveRajaAmpat pun menggema di media sosial.

Btw, apa bener ya kapal-kapal itu milik Pak Jokowi dan Bu Iriana? Menurut laporan Kompas.com, pada laman Kemenhub, ternyata emang ada kapal bernama TB JKW Mahakam dan tongkang Dewi Iriana. TB itu singkatan dari Tug Boat alias kapal tunda, biasa dipake buat narik tongkang atau bantuin kapal lain sandar. Nama “JKW” ternyata singkatan dari Jasa Konstruksi Wisma, bukan “Joko Widodo”. Ada 8 kapal bernama JKW Mahakam dan 6 kapal bernama Dewi Iriana. Tapi kepemilikannya, ya bukan Pak Jokowi. Kepemilikannya terafiliasi dengan empat perusahaan berbeda.

Kapal JKW Mahakam 1, 3, 6, 10 dan Dewi Iriana 2, 3, 5 adalah kapal milik PT Pelita Samudera Shreya. Sementara PT IMC Pelita Logistik TBK adalah pemilik dari kapal Dewi Iriana 1. Ada juga PT Sinar Pasifik Lestari yang merupakan pemilik Kapal JKW Mahakam 5, 8 dan Kapal Dewi Iriana 6. Dan kapal JKW Mahakam 7 dan Dewi Iriana 8 adalah milik PT Permata Lintas Abadi. Yang terakhir, Kapal JKW Mahakam 2 itu punya PT Glory Ocean Lines. Semua pemilik perusahaan-perusahaan itu bukan juga Pak Jokowi atau keluarga.

Rute kapal-kapal ini juga beroperasi di wilayah Kalimantan Timur, bukan Papua Barat. Jadi narasi bahwa kapal-kapal ini “ngangkut nikel dari Raja Ampat” salah total. Pak Jokowi juga bukan yang memberikan izin tambang di Raja Ampat itu. Hal ini ditegaskan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Menurutnya izin tambang itu dikeluarkan sebelum Pak Jokowi jadi Presiden.

Jadi, netizen yang budiman, baik hati dan rajin menabung, narasi ini cuma cocoklogi yang dibumbui teori konspirasi. Nama “JKW” dan “Dewi Iriana” murni penamaan internal perusahaan. Jadi nggak usah sok tahu cuma karena namanya mirip dihubungkan ke Pak Jokowi dan Bu Iriana. Yuk jadi netizen yang cerdas!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img