Gak habis pikir deh, negara lain yang lagi perang, ehhh di sini ikut-ikutan bentrok. Yang bikin miris, bentrok itu sampai bikin satu orang tewas dan dua orang terluka. Peristiwa itu terjadi di Bitung, Sulawesi Utara pada Sabtu, 25 November lalu. Ormas Laskar Manguni Makasiouw (LMM) yang merupakan pendukung Israel bentrok sama Barisan Solidaritas Muslim (BSM) yang pro Palestina. Pemicu bentrok itu sendiri masih simpang siur.
Ada yang bilang berawal dari sebuah surat keberatan ormas LMM terhadap aksi bela Palestina yang dilakukan ormas BSM. Surat itu beredar di media sosial X (Twitter). Surat yang ditujuin ke Kapolres Kota Bitung itu berisi empat tuntutan. Salah satunya minta Kapolres Bitung memproses hukum penanggung jawab aksi bela Palestina. Karena pada aksi itu ada peserta yang membawa poster provokatif, yang bunyinya “Orang Bodoh pasti Mendukung Israel”.
Tapi Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang S punya pendapat lain. Menurutnya bentrokan itu merupakan aksi spontanitas. Ini berawal saat salah satu ormas ngerayain ultah ke-12 ormas itu di wilayah GOR Dua Saudara, Bitung. Acara HUT itu udah dapet izin dari pihak kepolisian. Nah, pas acara berlangsung, massa aksi bela Palestina melintas di lokasi ultah. Terjadilah kesalahpahaman yang berujung bentrokan. Saat ini Kepolisian sudah menangkap tujuh orang yang terlibat dalam bentrokan itu. Mereka berinisial RP, HP, GK, FL, BI, MP dan RA. Polisi juga udah ngamanin beberapa barang bukti, kaya senjata tajam jenis parang, pedang katana, bidik dan anak panah serta dua buah kayu totara.
Kabar terakhir dua ormas itu saat ini sudah berdamai. Mereka sama-sama sepakat bakal ngedepanin perdamaian menyikapi segala perbedaan. Syukur deh yaa kalau gitu.
Yukk proporsional dalam bersikap!


