Jokowi Bilang, Istana Negara Saat Ini Beraroma Kolonial V

Published:

Presiden Jokowi mengungkap salah satu alasan kenapa dirinya memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN. Menurutnya, istana negara saat ini sangat kental dengan aroma kolonialismenya. Sebab, baik istana kepresidenan di Jakarta maupun di Bogor adalah warisan pemerintah kolonial Belanda.

“Jadi bau-baunya kolonial, saya selalu rasakan, setiap hari dibayang-bayangi,” ucap Pak Jokowi.

Karena itu menurutnya, Indonesia harus mempunyai istana negara yang merupakan karya anak bangsa sendiri. Indonesia harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu membangun ibu kota negara sesuai rancangan sendiri. IKN dibangun dengan konsep forest city, atau hutan kota, bukan kota beton.
“Ini merupakan kota masa depan, yang dibangun untuk masa depan,” ucap Pak Jokowi.

Menurut presiden, progres pembangunan IKN saat ini telah mencapai 20 persen. Diperkirakan IKN akan selesai dalam 10-15 tahun. Tahap awal yang akan diselesaikan adalah Istana Presiden, Istana Wakil Presiden dan kantor kementerian. Secara bertahap berikutnya berbagai fasilitas umum seperti rumah sakit, hotel dan fasilitas lainnya.

Good job. Maju terus Indonesia!

Artikel Terkait

Terbaru

spot_img